BMKG Prakirakan Udara Kabur Dominasi Cuaca Fakfak 19-20 September

  • 18 Sep 2026 20:30 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Siboru Fakfak memprakirakan kondisi udara kabur mendominasi wilayah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Sabtu hingga Minggu, 19-20 September 2026.

Prakiraan tersebut berlaku mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 09.00 WIT hingga Minggu, 20 September 2026 pukul 09.00 WIT. Hampir seluruh wilayah distrik diprakirakan mengalami udara kabur pada pagi, siang, malam hingga dini hari.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Fakfak secara umum berada pada kisaran 20 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 54 hingga 99 persen. Kondisi angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 6 hingga 31 kilometer per jam.

Wilayah Tomage diprakirakan memiliki suhu udara tertinggi, mencapai 33 derajat Celsius, disusul Mbahamdandara dengan suhu maksimum 32 derajat Celsius. Sementara suhu terendah berada di Fakfak Tengah dan Fakfak Timur yang dapat mencapai 20 derajat Celsius.

Untuk wilayah Karas, BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi pada dini hari. Sementara distrik lainnya, yakni Arguni, Bomberay, Fakfak, Fakfak Barat, Fakfak Tengah, Fakfak Timur, Fakfak Timur Tengah, Kayauni, Kokas, Kramongmongga, Mbahamdandara, Teluk Patipi, Tomage dan Wartutin, didominasi udara kabur.

Sementara untuk kondisi maritim, Perairan Utara dan Selatan Fakfak diprakirakan memiliki tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang. Angin di kedua wilayah perairan tersebut bertiup dari arah timur dengan kecepatan 7 hingga 13 knot dan dapat mengalami hembusan hingga 25 knot.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang hingga 2,5 meter di Perairan Utara dan Selatan Fakfak.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut. BMKG juga menetapkan batas kondisi berisiko bagi perahu nelayan ketika angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal feri berisiko ketika angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.

Untuk kawasan pelabuhan, tinggi gelombang di Pelabuhan Fakfak diprakirakan 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah, sedangkan Pelabuhan Kokas relatif tenang dengan gelombang 0,1 hingga 0,5 meter. Pasang diprakirakan terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIT dengan ketinggian 2,1 meter, kemudian surut sekitar pukul 13.00-14.00 WIT dengan ketinggian 0,6 meter.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah maupun di wilayah perairan diharapkan terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG Fakfak dan siaran RRI Pro 1 Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....