Bina Atlet Bulutangkis, PBSI Fakfak Kembali Gelar Turnamen Samandar CUP-VII

  • 17 Sep 2026 19:30 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Fakfak terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui kompetisi yang berkelanjutan. Salah satunya dengan menggelar Turnamen Bulutangkis Samandar CUP VII sebagai ruang bagi atlet mengembangkan kemampuan sekaligus membangun sportivitas.

Ketua PBSI Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati, saat membuka turnamen didampingi Sekretaris PBSI Fakfak, Mohamad Taufik Safaat, menegaskan kompetisi tidak semata-mata bertujuan mencari juara. Menurutnya, pertandingan juga menjadi sarana pembentukan karakter dan mental atlet.

“Turnamen ini kita jadikan sebagai ruang kebersamaan. Bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi bagaimana kita belajar mengendalikan emosi, menghargai lawan, menjaga sportivitas dan membangun mental sebagai seorang atlet,” ujar Widhi.

Ia mengatakan, setiap pertandingan merupakan proses pembelajaran bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi berbagai karakter dan gaya permainan lawan. Kemampuan teknik dan fisik harus diimbangi dengan kedisiplinan serta pengendalian diri.

Potret pembukaan Samandar CUP VII.

Selain pembinaan prestasi, Samandar CUP VII juga menjadi wadah mempererat hubungan antara atlet, pelatih, pengurus klub, wasit, orang tua dan masyarakat pencinta bulutangkis di Kabupaten Fakfak. Olahraga diharapkan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan.

Sementara itu, Sekretaris PBSI Fakfak, Mohamad Taufik Safaat, menilai pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih besar. Karena itu, setiap turnamen perlu dipandang sebagai proses pembinaan, bukan sekadar pertandingan.

“Turnamen seperti ini adalah proses pembelajaran. Kita mempersiapkan atlet bukan hanya dari sisi kemampuan bermain, tetapi juga bagaimana mereka menghadapi pertandingan, mengelola tekanan dan membangun mentalitas,” jelasnya.

Menurut Taufik, semakin banyak kompetisi yang diikuti, semakin banyak pengalaman yang diperoleh atlet maupun perangkat pertandingan. Hal tersebut menjadi modal bagi PBSI Fakfak untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi bulutangkis di daerah.

Di tengah pelaksanaan Samandar CUP VII, PBSI Fakfak juga memberikan perhatian kepada atlet-atlet junior yang sedang mengikuti Kaimana Rajawali CUP di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Para atlet muda tersebut berhasil melangkah hingga babak final dan menjadi bagian dari perkembangan pembinaan atlet usia muda Fakfak.

Widhi menyampaikan dukungan kepada para atlet junior yang tengah berjuang di Kaimana. Ia berharap para atlet mampu tampil tenang dan memberikan kemampuan terbaik dalam pertandingan final.

“Kita doakan atlet-atlet remaja PBSI Fakfak yang sedang mengikuti Kaimana Rajawali CUP dan sudah masuk final. Semoga mereka diberikan kekuatan, ketenangan dan mampu memberikan yang terbaik dalam pertandingan. Apa pun hasilnya, pengalaman ini adalah bagian dari proses pembentukan mental dan prestasi mereka,” ungkapnya.

PBSI Fakfak berharap Samandar CUP VII dapat menjadi bagian dari proses panjang membangun ekosistem bulutangkis daerah. Dengan latihan yang konsisten, kompetisi berkelanjutan, dukungan keluarga, pelatih, klub dan masyarakat, diharapkan semakin banyak atlet Fakfak yang mampu berkembang dan membawa nama daerah pada kompetisi yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....