Jaga Pala Tomandin, Disbun Fakfak Tingkatkan Kapasitas Brigade
- 11 Sep 2026 17:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus memperkuat kapasitas Brigade Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Pala Tomandin untuk menjaga kesehatan, produktivitas dan keberlanjutan tanaman pala sebagai komoditas unggulan daerah.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan bimbingan, peningkatan kapasitas dan pembinaan Brigade OPT yang berlangsung di Ruang Tomandin Dinas Perkebunan Fakfak, Jumat 11 September 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Keputusan Bupati Fakfak Nomor 500.8-120 Tahun 2024 tentang komoditas pala sebagai produk unggulan daerah serta Keputusan Bupati Fakfak Nomor 500.8-121 Tahun 2024 tentang Tim Pengendalian Komoditas Produk Unggulan Daerah Kabupaten Fakfak.
Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mengatakan penguatan kapasitas Brigade OPT menjadi langkah strategis untuk membangun sistem perlindungan tanaman pala yang lebih responsif, terkoordinasi dan berbasis partisipasi masyarakat.
“Brigade Pala Tomandin bukan hanya sebuah tim, tetapi merupakan bagian dari gerakan bersama untuk menjaga tanaman pala Tomandin Fakfak sekaligus menjaga keberlanjutan kearifan lokal dalam budidaya pala yang dianggap sebagai jati diri dan budaya Fakfak.” ujar
Menurut Widhi, anggota Brigade perlu terus meningkatkan kemampuan melakukan pengamatan, mengenali gejala serangan OPT, mencatat serta melaporkan temuan di lapangan dan melakukan langkah pencegahan sesuai rekomendasi teknis.
Keberadaan Brigade OPT juga diharapkan mampu memperluas jangkauan pengamatan di lapangan, sehingga indikasi serangan terhadap tanaman pala maupun komoditas perkebunan lainnya dapat diketahui lebih awal dan segera dikoordinasikan dengan petugas teknis.
Widhi menegaskan perlindungan pala Tomandin tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan petani, kelompok pekebun, tokoh masyarakat, pemuda, pemerhati perkebunan dan unsur adat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tanaman pala.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Dinas Perkebunan Fakfak, George Waruma, S.St, mengatakan kemampuan melakukan pengamatan secara rutin menjadi salah satu kunci keberhasilan Brigade OPT dalam menjalankan tugasnya.
“Brigade pala harus menjadi mata dan telinga di lapangan. Tetapi Brigade bukan berarti bekerja sendiri. Setiap temuan harus dikoordinasikan dengan petugas teknis, penyuluh dan Dinas Perkebunan. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa bergerak lebih cepat dan tepat.”
George menambahkan, Brigade OPT juga diarahkan mengedepankan keselamatan manusia, tanaman dan lingkungan. Penggunaan pestisida maupun bahan pengendali OPT yang berisiko harus berdasarkan arahan dan rekomendasi petugas teknis berwenang.
Dinas Perkebunan Fakfak selanjutnya akan terus melakukan pembinaan, pendampingan, monitoring dan evaluasi terhadap kelompok binaan serta Tim Brigade OPT secara berkala, sehingga peran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan keberlanjutan pala Tomandin semakin kuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....