Rute Kapal Langsung Fakfak Manokwari Kembali Diharapkan Warga

  • 21 Agt 2026 14:00 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Masyarakat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, masih menghadapi keterbatasan akses transportasi laut langsung menuju sejumlah wilayah di Papua bagian utara, terutama Manokwari dan Kota Jayapura. Kondisi tersebut kembali menjadi keluhan warga karena hingga Agustus 2026 belum terdapat layanan kapal Pelni yang melayani rute langsung dari Fakfak ke kedua wilayah tersebut.

Keterbatasan rute dinilai menyulitkan masyarakat yang memiliki kepentingan keluarga, pendidikan, maupun kebutuhan lainnya di Manokwari. Warga terpaksa mencari jalur alternatif dengan waktu perjalanan lebih panjang dan kemungkinan harus berganti kapal di daerah lain.

Salah seorang warga Fakfak, Masita, mengatakan akses menuju Sorong masih menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat. “Untungnya masih ada KM Kalabia ke Sorong, jadi masih ada harapan,” ujar Masita.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut kepada pihak terkait, termasuk operator pelayaran dan instansi yang memiliki kewenangan terhadap konektivitas transportasi laut. Ia berharap keluhan yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti.

Masita mengaku membutuhkan akses langsung ke Manokwari karena harus mengunjungi keluarganya, sementara anaknya juga sedang menempuh pendidikan di wilayah tersebut. “Saya perlu ke Manokwari untuk melihat keluarga, dan anak saya juga kuliah di sana,” katanya.

Berdasarkan jadwal pelayaran Pelni pada Agustus 2026, belum tercantum layanan langsung Fakfak–Manokwari maupun Fakfak–Jayapura. Sementara itu, sejumlah kapal perintis seperti KM Sanus 75, KM Sanus 42, dan KM Sanus 96 melayani konektivitas menuju sejumlah wilayah di Maluku, Kaimana, Distrik Karas Fakfak hingga Timika.

Kondisi tersebut membuat warga kembali berharap adanya evaluasi jaringan pelayaran agar Fakfak memiliki konektivitas langsung dengan Manokwari dan Jayapura. “Semoga ada solusi, kami butuh perhatian,” tandas Masita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....