Menelusuri Asal Usul Tisu, dari Tiongkok hingga Menjadi Kebutuhan Sehari-hari
- 18 Agt 2026 12:54 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Tisu kini menjadi salah satu benda yang hampir selalu tersedia di rumah, kantor, restoran, hingga kendaraan. Benda berbahan kertas ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membersihkan tangan dan wajah hingga membantu menjaga kebersihan sehari-hari. Namun, di balik penggunaannya yang sederhana, tisu memiliki sejarah panjang yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Validnews. Berikut beberapa fakta tentang tisu:
1. Berawal dari Tiongkok
Sejarah kertas sebagai bahan pembersih berkaitan erat dengan perkembangan teknologi pembuatan kertas di Tiongkok. Kertas sendiri telah dikenal di Tiongkok sejak zaman kuno dan kemudian berkembang menjadi berbagai bentuk produk untuk kebutuhan sehari-hari.
Catatan sejarah menyebutkan bahwa pada masa Dinasti Tang, kertas tidak hanya digunakan untuk menulis, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan lainnya. Penggunaan kertas sebagai bahan kebersihan kemudian berkembang secara bertahap.
Pada masa Dinasti Ming, terdapat catatan mengenai penggunaan lembaran kertas yang dibuat khusus untuk kebutuhan kebersihan. Hal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan awal produk yang kemudian dikenal sebagai tisu.
2. Perkembangan Tisu di Dunia Modern
Seiring perkembangan industri kertas, penggunaan produk kertas untuk keperluan kebersihan mulai berkembang di negara-negara Barat. Pada abad ke-19, berbagai produk kertas sekali pakai mulai diproduksi dan dipasarkan untuk masyarakat.
Pada awalnya, produk kertas tersebut tidak selalu memiliki bentuk dan tekstur seperti tisu yang digunakan saat ini. Perkembangan teknologi produksi memungkinkan kertas dibuat semakin tipis, lembut, ringan, dan memiliki daya serap yang lebih baik.
Inovasi tersebut kemudian membuat tisu semakin praktis digunakan sebagai produk kebersihan sehari-hari.
3. Tisu Toilet dan Tisu Wajah
Dalam perkembangannya, tisu hadir dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah tisu toilet yang dirancang untuk keperluan sanitasi setelah menggunakan toilet. Ada pula tisu wajah yang dibuat lebih lembut sehingga sesuai untuk membersihkan wajah atau hidung.
Selain itu, terdapat tisu dapur yang memiliki daya serap lebih tinggi untuk membersihkan tumpahan cairan dan berbagai kebutuhan rumah tangga.
4. Menjadi Produk yang Mudah Ditemukan
Kemajuan industri dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan membuat penggunaan tisu semakin luas. Saat ini, tisu dapat ditemukan hampir di berbagai tempat dan tersedia dalam beragam ukuran, ketebalan, serta tingkat kelembutan.
| Baca juga: Asal Usul Parfum |
Produk tersebut juga digunakan dalam berbagai sektor, termasuk rumah tangga, perkantoran, industri makanan, layanan kesehatan, dan perhotelan.
5. Perlu Bijak dalam Menggunakan Tisu
Meskipun praktis, penggunaan tisu yang berlebihan juga perlu diperhatikan. Sebagian besar tisu merupakan produk sekali pakai sehingga penggunaannya menghasilkan sampah setelah digunakan.
Karena itu, masyarakat dapat menggunakan tisu sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan. Untuk kegiatan yang memungkinkan, penggunaan kain atau bahan yang dapat digunakan kembali juga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi sampah.
6. Dari Selembar Kertas hingga Kebutuhan Modern
Perjalanan tisu menunjukkan bagaimana teknologi sederhana dapat berkembang menjadi produk yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Berawal dari perkembangan kertas di Tiongkok, produk berbahan kertas untuk kebutuhan kebersihan kemudian mengalami berbagai inovasi hingga menjadi tisu modern yang dikenal saat ini.
Kini, tisu bukan sekadar lembaran kertas untuk membersihkan sesuatu. Produk tersebut telah menjadi bagian dari kebiasaan menjaga kebersihan dan kenyamanan masyarakat di berbagai belahan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....