Mengenal DEMA Politeknik Negeri Fakfak dan Perannya di Kampus

  • 10 Agt 2026 10:33 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Dewan Mahasiswa (DEMA) Politeknik Negeri Fakfak fokus memastikan organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan kampus menjalankan kegiatan sesuai pedoman organisasi yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Ketua DEMA Politeknik Negeri Fakfak, Armila Rumalutur, bersama La Umar La Maju dari Komisi Pengawasan dan Wahyudin dari Komisi Pemilu BEM dalam program NGOBRAS (Ngobrol Bareng Komunitas) RRI Pro 1 Fakfak, Sabtu (8/8/2026).

Armila menjelaskan, DEMA memiliki tugas sebagai penjaga dan pengawas pedoman organisasi. DEMA tidak berada di atas BEM, tetapi menjalankan fungsi pengawasan agar kegiatan organisasi mahasiswa tetap sesuai aturan yang berlaku di Politeknik Negeri Fakfak.

“DEMA bertugas sebagai penjaga atau pengawas pedoman organisasi. Jadi, setiap ormawa yang ada di kampus harus mematuhi pedoman organisasi yang berlaku,” ujar Armila.

Kepengurusan DEMA saat ini merupakan bagian dari kepengurusan Ormawa Politeknik Negeri Fakfak masa bakti 2025–2026 dan dilantik pada 1 November 2025 oleh Wakil Direktur III Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan, Riyadh Arridha, S.Kom., M.T.

Pengurus DEMA berjumlah 13 orang yang merupakan perwakilan dari ormawa di lingkungan Politeknik Negeri Fakfak. Dalam kepengurusannya terdapat tiga komisi, yakni Komisi Pengawasan, Komisi Legislasi dan Komisi Pemilu BEM.

Salah satu langkah awal yang dilakukan DEMA adalah menyusun sekaligus memperbaiki pedoman organisasi mahasiswa sebagai aturan dalam menjalankan kegiatan organisasi di kampus. Menurut Armila, pedoman tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa dan hingga kini belum ada keluhan yang disampaikan.

Selain menjalankan fungsi pengawasan, DEMA turut terlibat dalam sejumlah kegiatan, di antaranya pengabdian ke pesantren dengan memberikan pemahaman mengenai hidroponik dan pembuatan pupuk organik cair. DEMA juga mengikuti pengembangan proposal pengolahan limbah pasar menjadi pakan ayam.

Armila berharap setiap pengurus dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya serta aktif menjalankan program masing-masing. “Harus bisa tahu tugas masing-masing dan membuat program dari divisi masing-masing tanpa harus menunggu perintah dari ketua,” pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....