DKP Fakfak Lakukan Identifikasi Mangrove, Dukung Konservasi Ekosistem Pesisir

  • 26 Jul 2026 19:37 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID Fakfak – Dalam rangka memperingati Hari Internasional Konservasi Ekosistem Mangrove (Hari Mangrove Sedunia) yang diperingati setiap 26 Juli, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak, Jubair Hegemur, S.T., M.M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove sebagai aset penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini juga diisi dengan kegiatan identifikasi jenis mangrove yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Kampung Hambriangkendik, Kamis 24 Juli 2026.

Kegiatan identifikasi dilakukan pada lokasi pengambilan data seluas 50 meter persegi. Tim melakukan pendataan terhadap jenis-jenis mangrove yang tumbuh di kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya inventarisasi potensi sumber daya pesisir di Kabupaten Fakfak.

Hasil identifikasi menunjukkan kawasan mangrove di Kampung Hambriangkendik memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Dari lokasi pengamatan tersebut ditemukan lebih dari lima spesies mangrove yang tumbuh secara alami.

Identifikasi jenis mangrove yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-pulau Kecil .

Beberapa spesies yang paling banyak dijumpai di antaranya Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Xylocarpus granatum, dan Bruguiera gymnorrhiza, serta sejumlah spesies mangrove lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem pesisir di kampung tersebut.

Kegiatan identifikasi ini menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung upaya pelestarian dan pengelolaan ekosistem mangrove berbasis data. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyusunan program konservasi serta pemberdayaan masyarakat pesisir di masa mendatang.

Selain memiliki fungsi ekologis sebagai pelindung pantai dari abrasi dan intrusi air laut, hutan mangrove juga berperan sebagai habitat berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan biota pesisir lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak berharap kegiatan identifikasi, penelitian, edukasi, dan konservasi mangrove dapat terus ditingkatkan.

Dengan demikian, potensi ekosistem mangrove di Kabupaten Fakfak dapat tetap terjaga, memberikan manfaat bagi lingkungan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....