Harga Bawang Merah Naik, Pedagang Fakfak Harap Stabilitas Pasokan
- 04 Jun 2026 14:10 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Harga bawang merah di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengalami kenaikan pada Kamis 4 Mei 2026. Kenaikan tersebut menjadi perhatian para pedagang dan pembeli meski sebagian besar kebutuhan dapur lainnya masih dijual dengan harga yang relatif stabil.
Berdasarkan pantauan di pasar, bawang merah saat ini dijual dengan harga Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram. Angka tersebut naik dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp60.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang, Mama Niar, mengatakan kenaikan harga hanya terjadi pada bawang merah, sementara komoditas dapur lainnya belum mengalami perubahan yang signifikan. Menurutnya, kondisi tersebut masih dapat ditoleransi karena kebutuhan pokok lainnya tetap tersedia dengan harga normal.
“Untuk semua kebutuhan dapur masih stabil harganya, tetapi bawang merah memang agak naik sedikit,” ujar Mama Niar saat ditemui di Pasar Rakyat Thumburuni.
Ia menjelaskan, penyebab kenaikan harga belum diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan terdapat kendala pada distribusi atau pasokan barang dari daerah pemasok. Mama Niar juga menyebut kenaikan harga bawang merah tidak hanya terjadi di Fakfak, tetapi juga di sejumlah daerah lain.
“Kurang tahu juga penyebabnya, mungkin karena kapal atau bagaimana. Tapi bukan hanya di Fakfak, di Makassar juga naik,” katanya.
Sementara itu, harga sejumlah kebutuhan dapur lainnya masih terpantau stabil. Wortel dijual Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp60.000 per kilogram, kentang Rp30.000 per kilogram, tomat Rp25.000 per kilogram, jeruk Cina Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, cabai keriting Rp60.000 per kilogram, serta cabai rawit Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Para pedagang berharap distribusi barang dapat berjalan lancar sehingga harga bawang merah kembali normal dan tidak membebani masyarakat yang berbelanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Rakyat Thumburuni, salah satu pusat aktivitas ekonomi warga Fakfak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....