Hilirisasi Pala Tomandin Fakfak Menarik Minat Pelaku Usaha Nasional
- 11 Jul 2026 20:37 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Kekayaan komoditas Pala Tomandin Fakfak dan beragam produk lokal berbahan alami kembali menarik perhatian pelaku usaha nasional. Pemilik Mom's Bakery Indonesia dan Greens and Beans (GnB), Fransisca Indriyana, bersama suami dan Direktur Global Business asal Korea Selatan, Jinho Jeffry Shin, didampingi perwakilan GGGI, Trianita Hesti, melakukan kunjungan ke Kabupaten Fakfak guna melihat langsung potensi hilirisasi pala dan pengembangan produk lokal berbasis sumber daya alam.
Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., bersama jajaran. Rombongan mengunjungi kebun Pala Tomandin milik Yohanes Genuni di Wrikapal serta kebun milik Nimbitkendik di Km 7 Jalan Kokas Hurimber untuk melihat budidaya pala secara alami, teknik pemeliharaan, hingga kualitas buah pala yang menjadi komoditas unggulan Fakfak.
Selain meninjau kebun pala, rombongan juga mengunjungi Koperasi Myristica binaan Dinas Perkebunan, sentra UMKM Mama-Mama Fakfak binaan KPHP Fakfak, serta menyaksikan proses pembuatan Tomang, kerajinan tradisional berbahan alami dari hasil hutan. Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya potensi hilirisasi hasil perkebunan dan hasil hutan bukan kayu yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi tanpa meninggalkan nilai budaya masyarakat adat.
Fransisca Indriyana mengaku terkesan dengan kualitas Pala Tomandin Fakfak yang masih diproduksi secara alami serta kekayaan bahan baku lokal yang dimiliki masyarakat. Menurutnya, produk-produk Fakfak memiliki keunggulan karena memadukan kualitas, keaslian, dan nilai budaya yang menjadi daya tarik tersendiri di pasar.
"Saya melihat Fakfak memiliki kekayaan bahan alami yang luar biasa. Pala Tomandin mempunyai aroma yang khas dan kualitas yang sangat baik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk makanan dan minuman. Selain itu, produk-produk lokal dari bahan alami hutan juga sangat unik karena memiliki cerita dan identitas budaya yang kuat. Ini adalah nilai tambah yang sangat penting di pasar saat ini," ujar Fransisca.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk kembali berkunjung ke Fakfak dan membuka peluang kerja sama dalam memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal, khususnya hasil karya UMKM dan mama-mama Fakfak.
"Saya ingin datang kembali. Saya melihat peluang besar untuk membantu memperkenalkan produk-produk Fakfak kepada pasar yang lebih luas, termasuk sektor bakery, restoran, kafe hingga pasar internasional. Produk yang memiliki kualitas, keaslian, dan cerita budaya akan memiliki daya saing yang tinggi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah.
"Ke depan diperlukan kolaborasi yang lebih intens antara berbagai stakeholder dan kelompok masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pengembangan pala maupun hasil hutan bukan kayu. Hilirisasi harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat agar mampu menghasilkan produk-produk lokal yang berkualitas tinggi sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam," kata Widhi.
Ia menambahkan, tren industri bakery, restoran, hotel, serta makanan dan minuman saat ini semakin mengutamakan penggunaan bahan baku alami dengan cita rasa dan aroma khas. Menurutnya, Pala Tomandin Fakfak memiliki keunggulan tersebut, termasuk melalui pengembangan lemak pala (Myristica butter) yang telah berhasil diproduksi oleh Koperasi Myristica sebagai bahan baku berbagai produk olahan.
Widhi berharap kunjungan ini menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan hilirisasi Pala Tomandin Fakfak, produk hasil hutan, serta pemberdayaan UMKM lokal. Dengan demikian, produk-produk unggulan Fakfak dapat semakin dikenal di pasar nasional maupun internasional sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Fakfak sebagai Kota Pala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....