Bank Sampah Fakfak Cetak Generasi Peduli Lingkungan

  • 10 Jun 2026 14:17 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pengelola Bank Sampah Fakfak Hijau, Ris Fandiyanto, mengatakan antusiasme masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sebenarnya cukup tinggi. Menurutnya, kesadaran warga untuk ikut terlibat dalam pengelolaan sampah terus menunjukkan perkembangan positif.

Ris menjelaskan, kendala yang selama ini dihadapi bukan terletak pada minat masyarakat, melainkan pada keterbatasan sarana penunjang, khususnya dalam proses penjemputan sampah dari warga. Kondisi tersebut sempat memengaruhi kelancaran kegiatan Bank Sampah Fakfak Hijau.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi untuk pemilahan sampah sebetulnya. Cuman kan kendalanya memang kemarin-kemarin itu kendalanya di penjemputan sampahnya," ujarnya.

Ia mengungkapkan, persoalan tersebut kini mulai teratasi setelah Bank Sampah Fakfak Hijau memiliki kendaraan operasional. Kehadiran armada tersebut dinilai mampu meningkatkan pelayanan sekaligus mendorong semangat masyarakat untuk terus memilah sampah dari rumah masing-masing.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada kendaraan operasional kita. Jadi masyarakat lebih semangat lagi untuk pilah sampah," kata Ris.

Selain melibatkan masyarakat umum, Bank Sampah Fakfak Hijau juga menjalin kolaborasi dengan Rumah Belajar Satu Tiba di Kampung Lusiperi. Menurut Ris, para peserta didik di tempat tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah sebagai bagian dari edukasi lingkungan sejak usia dini.

"Mereka sangat antusias. Mereka sangat semangat sekali. Anak-anak belajar di sana sangat semangat sekali untuk mengumpulkan sampah-sampah. Kalau ini sistemnya kita bilangnya kecelengan. Jadi kita menciptakan kenangan-kenangan itu kembali kepada anak-anak supaya lebih semangat untuk memilah sampahnya," tuturnya. Konsep "kecelengan sampah" tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menabung melalui sampah sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di kalangan generasi muda Fakfak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....