Peringatan Masuknya Islam di Tanah Papua Diharapkan Perkuat Toleransi
- 10 Jun 2026 05:52 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Peringatan ke-666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua tahun ini dikemas lebih inovatif dan partisipatif dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
Sekretaris Panitia, Aslan Bukhari Mahubessy, mengatakan konsep kegiatan tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya yang masih bersifat sederhana.
Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan lomba serta agenda publik agar peringatan tersebut dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat.
“Kalau tahun lalu masih sederhana, tahun ini kita kemas lebih besar dan lebih meriah agar lebih menarik perhatian masyarakat.” ujar Aslan.
Menurutnya, konsep tersebut dirancang agar kegiatan ini benar-benar menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat tanpa kecuali.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan sebagai sarana edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda di Tanah Papua.
“Kami ingin kegiatan ini juga menjadi media edukasi sejarah bagi generasi muda agar mereka memahami asal-usul masuknya Islam di Papua.” tambahnya.
Ia menilai masih banyak pelajar yang belum memahami sejarah masuknya agama di Papua, sehingga kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang penting.
Rangkaian lomba yang disiapkan juga diharapkan memberi dampak positif dengan mendorong anak-anak lebih aktif dalam kegiatan yang bermanfaat serta mengurangi ketergantungan pada gawai.
Panitia berharap kegiatan ini dapat memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, serta kesadaran sejarah di tengah masyarakat.
Dengan persiapan yang terus berjalan, panitia optimistis peringatan ini akan berlangsung sukses, meriah, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....