Ini Agenda Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua di Fakfak
- 07 Agt 2026 07:02 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Panitia Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua menggelar Tabligh Akbar yang akan dipusatkan di Panggung Terbuka KH. Ma'ruf Amin, Jalan Dr. Salasa Namudat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Sabtu 8/ Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam memperingati sejarah masuknya Islam di Tanah Papua.
Tabligh Akbar akan menghadirkan dua penceramah nasional, yakni KH. Munawir Aseli, M.A. dan KH. Ahmad Nasrauw, S.Pd.I., M.M. Keduanya dijadwalkan menyampaikan tausiah pada sesi pagi dan malam kepada masyarakat yang hadir.
Rangkaian kegiatan pada pagi hari dimulai pukul 06.00 WIT dengan pembukaan salawat, dilanjutkan tilawah Al-Qur'an, laporan Ketua Panitia, serta sambutan dari Bupati Fakfak, Gubernur Papua Barat, dan Gubernur Papua.
Usai sambutan, jamaah akan mengikuti salawat bersama sebelum mendengarkan tausiah yang disampaikan KH. Munawir Aseli, M.A. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua MUI Provinsi Papua Barat.
"Tabligh Akbar ini menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mengenang sejarah masuknya agama Islam di Tanah Papua yang berpusat di Kabupaten Fakfak." ujat Wahidin Puarada selaku ketua panitia.
Pada malam harinya, kegiatan kembali dilanjutkan mulai pukul 20.00 WIT. Agenda diawali sambutan Bupati Fakfak dan Ketua BAZNAS RI, kemudian dilanjutkan tabligh oleh KH. Ahmad Nasrauw, M.M.
Selain ceramah agama, panitia juga menyiapkan pengumuman pemenang berbagai lomba, pembagian doorprize umrah, penampilan tilawah dan salawat oleh qori internasional, serta doa bersama sebelum acara ditutup.
Ketua Panitia Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, Dr. Wahidin Puarada, M.Si., mengundang seluruh ketua, pengurus, dan jamaah masjid se-Kabupaten Fakfak untuk hadir dan menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadiri Tabligh Akbar ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dalam semangat kebersamaan dan persatuan." tutup Wahidin.
Peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai religius, persaudaraan, serta memperkenalkan kembali sejarah penyebaran Islam yang berakar kuat di Kabupaten Fakfak sebagai salah satu pintu masuk Islam di Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....