Cara menjawab Adzan sesuai Sunnah dan keutamaanya bagi umat Islam

  • 26 Mei 2026 09:05 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Adzan adalah panggilan mulia yang mengajak kaum Muslimin menuju shalat. Ketika mendengar adzan, seorang Muslim dianjurkan untuk menghentikan aktivitas sejenak dan menjawab lafaz adzan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Amalan ini sederhana, tetapi memiliki pahala dan keutamaan yang besar,demikian di kutip Indozone.Id.

Menjawab adzan berarti mengikuti setiap lafaz yang diucapkan muadzin dengan bacaan yang sama, kecuali pada beberapa bagian tertentu yang memiliki jawaban khusus. Sunnah ini didasarkan pada hadis Rasulullah ﷺ:

“Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkannya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Tata Cara Menjawab Adzan Sesuai Sunnah

Berikut panduan menjawab adzan:

1. Mengikuti Lafaz Muadzin

Ketika muadzin mengucapkan:

  • “Allahu Akbar, Allahu Akbar”
    Maka jawab:
    “Allahu Akbar, Allahu Akbar”
  • “Asyhadu ألا إله إلا الله”
    Jawab dengan lafaz yang sama.
  • “Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah”
    Jawab dengan lafaz yang sama.

2. Jawaban Khusus pada Hayya ‘Alash Shalah dan Hayya ‘Alal Falah

Saat muadzin mengucapkan:

  • “Hayya ‘alash shalah”
  • “Hayya ‘alal falah”

Maka jawab:

“Laa haula wa laa quwwata illa بالله”

Artinya:

“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

3. Menjawab Adzan Subuh

Pada adzan Subuh terdapat tambahan lafaz:

“Ash-shalatu khairum minan naum”

Maka jawaban yang dianjurkan adalah:

“Shadaqta wa bararta”

atau boleh juga mengikuti lafaz muadzin menurut sebagian ulama.

Membaca Shalawat Setelah Adzan

Setelah adzan selesai, sunnah berikutnya adalah membaca shalawat kepada Nabi ﷺ.

Contohnya:

“Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad...”

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

(HR. Muslim)

Membaca Doa Setelah Adzan

Doa yang sangat dianjurkan setelah adzan adalah:

“Allahumma Rabba haadzihid da‘watit taammah wash-shalaatil qaa’imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab‘at-hu maqaaman mahmuudanilladzi wa‘adtah.”

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang akan ditegakkan, berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta tempatkan beliau pada kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.”

Keutamaan Menjawab Adzan

1. Mendapat Syafaat Nabi ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa membaca doa setelah adzan, maka ia berhak mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.”

(HR. Bukhari)

2. Mendapat Ampunan Dosa

Menjawab adzan dengan penuh keimanan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil.

3. Mendapat Pahala Besar

Amalan ini ringan dilakukan tetapi bernilai besar di sisi Allah karena termasuk sunnah Rasulullah

4. Menumbuhkan Kecintaan kepada Shalat

Dengan menjawab adzan, hati menjadi lebih siap dan tenang untuk melaksanakan ibadah shalat berjamaah.

Adab Ketika Mendengar Adzan

Beberapa adab yang dianjurkan:

  • Menghentikan percakapan atau aktivitas yang tidak penting.
  • Menjawab adzan dengan khusyuk.
  • Tidak bercanda ketika adzan berkumandang.
  • Segera bersiap menuju shalat.

Menjawab adzan adalah sunnah yang penuh keutamaan dan mudah diamalkan setiap hari. Selain mendapatkan pahala, seorang Muslim juga memperoleh syafaat Nabi ﷺ dan semakin dekat dengan Allah. Oleh karena itu, biasakan menjawab adzan dengan benar sesuai tuntunan sunnah dan ajarkan amalan ini kepada keluarga serta anak-anak sejak dini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....