Buah Gayang, Buah Lokal Kaya Gizi yang Mulai Dikenal Kembali

  • 05 Mei 2026 08:19 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Buah gayang atau yang lebih dikenal secara ilmiah sebagai Inocarpus fagifer merupakan buah lokal yang banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Papua dan Maluku. Meski tidak sepopuler buah-buahan modern, buah ini menyimpan potensi gizi dan manfaat kesehatan yang cukup besar.

Buah gayang berasal dari pohon berukuran besar yang tumbuh di daerah tropis. Buahnya berbentuk agak bulat dengan biji besar di dalamnya. Bagian bijinya sering diolah dengan cara direbus atau dipanggang sebelum dikonsumsi.

Dalam beberapa penelitian, buah ini juga mulai dikembangkan menjadi bahan pangan alternatif seperti tepung dan makanan olahan untuk mendukung diversifikasi pangan lokal.

Buah gayang mengandung karbohidrat, serat, serta sejumlah mineral yang berpotensi memberikan energi bagi tubuh. Selain itu, kandungan alaminya menjadikannya sumber pangan tradisional yang cukup mengenyangkan.

Dalam kajian pada bidang Ilmu Pangan, tanaman lokal seperti gayang dinilai memiliki potensi sebagai bahan pangan fungsional karena kandungan gizinya yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi masyarakat di daerah terpencil.

Beberapa manfaat buah gayang yang telah dilaporkan dalam penelitian dan pemanfaatan tradisional antara lain:

  • Sumber energi alami: Kandungan karbohidrat pada biji gayang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian.
  • Mendukung ketahanan pangan lokal: Dapat dijadikan alternatif makanan pokok di beberapa daerah.
  • Mengandung serat alami: Baik untuk membantu sistem pencernaan.
  • Bahan pangan olahan: Dapat diolah menjadi tepung atau campuran makanan seperti kue dan mochi.

Sebuah penelitian dalam jurnal Journal of Industrial Engineering & Management Research melaporkan bahwa buah gayang dapat diolah menjadi produk makanan seperti isian mochi, menunjukkan potensi besar sebagai bahan pangan inovatif.

Selain itu, penelitian lain dalam Indonesian Journal of Nutrition Science and Food menunjukkan bahwa tepung dari buah gayang dapat digunakan sebagai substitusi tepung terigu dalam pembuatan makanan seperti bolu kukus, yang mendukung program diversifikasi pangan lokal.

Para peneliti menilai bahwa buah gayang memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai pangan lokal bernilai ekonomi tinggi. Dengan pengolahan yang tepat, buah ini dapat menjadi alternatif pangan sehat sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat.

Buah gayang adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Dengan kandungan gizi yang cukup baik dan potensi pengolahan yang luas, buah ini dapat menjadi solusi pangan lokal di masa depan. Dukungan penelitian dan inovasi diperlukan agar buah gayang tidak hanya dikenal sebagai tanaman tradisional, tetapi juga sebagai sumber pangan fungsional yang bernilai tinggi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....