Sinergi KSOP Fakfak dan Dinas Perikanan Tingkatkan PAD

  • 30 Apr 2026 11:52 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak, - Kantor KSOP Kelas IV Fakfak menerima kunjungan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak dalam rangka silaturahmi sekaligus koordinasi pengawasan komoditas perikanan, baru-baru ini. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung tata kelola sektor perikanan yang lebih optimal.

Dalam pertemuan tersebut, KSOP Kelas IV Fakfak diwakili oleh Pelaksana Harian, Alimin, S.Sos., yang didampingi oleh Erni Rumata. Kehadiran kedua pihak mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan koordinasi lintas sektor, khususnya terkait pengawasan distribusi hasil perikanan dari wilayah Fakfak.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas pengiriman komoditas perikanan. Pemerintah daerah menilai bahwa sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah jika dikelola secara tertib dan terukur.

Dalam pelaksanaannya, setiap aktivitas pengiriman ikan dan hasil laut keluar dari daerah diwajibkan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku. Salah satunya adalah kewajiban melengkapi dokumen Surat Keterangan Asal (SKA) serta membayar retribusi daerah sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Pengawasan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak Nomor 050.523/DPK/SK/02/PENGAWASAN/2026. Keputusan ini mengatur penunjukan petugas yang memiliki kewenangan dalam melakukan pengawasan sekaligus pemungutan retribusi terhadap komoditas perikanan.

Dalam implementasinya, petugas resmi telah ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti pelabuhan dan bandar udara. Mereka bertugas memastikan setiap pengiriman komoditas perikanan telah memenuhi persyaratan administrasi serta kewajiban retribusi sebelum diberangkatkan ke luar daerah.

Melalui sinergi yang terjalin antara KSOP Kelas IV Fakfak dan Dinas Perikanan dan Kelautan, diharapkan tercipta tata kelola perikanan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkesinambungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....