Penanganan ATS di Fakfak Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

  • 21 Sep 2026 16:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga terus mendorong penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui penguatan pendidikan nonformal.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Any Nurcholiyah, mengatakan pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi.

Menurutnya, anak-anak yang tidak mengikuti pendidikan formal tetap harus mendapatkan kesempatan untuk memperoleh layanan pendidikan sesuai kondisi dan kebutuhan mereka.

Any menjelaskan, pemerintah daerah menyediakan jalur pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), serta Program Paket A, Paket B, dan Paket C.

"Pendidikan nonformal hadir sebagai solusi nyata untuk memberikan kesempatan kedua kepada anak-anak yang belum atau tidak dapat melanjutkan pendidikan formal," ujar Any.

Ia menegaskan, penanganan ATS tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

"Penanganan Anak Tidak Sekolah ini tidak bisa hanya menjadi tugas dari Dikpora semata. Kita membutuhkan kolaborasi dengan OPD terkait, seperti Dinas Sosial, Dukcapil dan Statistik, serta distrik dan kampung," katanya.

Any menilai, sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan data ATS lebih akurat sekaligus menentukan langkah intervensi yang sesuai dengan kondisi masing-masing anak.

Melalui sosialisasi penanganan ATS, pihaknya berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama dan dapat memperkuat koordinasi dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak yang belum bersekolah.

"Kita berharap melalui kegiatan ini dapat menyamakan persepsi, memperkuat sinergi dan merumuskan langkah konkret agar tidak ada lagi anak di Kabupaten Fakfak yang tidak bersekolah," ujarnya.

Any menambahkan, keberhasilan penanganan ATS membutuhkan komitmen bersama sehingga setiap anak di Kabupaten Fakfak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....