Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Menangis

  • 21 Apr 2026 19:15 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID,Fakfak – Menangis adalah respons alami terhadap emosi seperti sedih, stres, atau bahkan lega. Namun, banyak orang mengalami sakit kepala setelah atau saat menangis. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan ketegangan otot, perubahan pernapasan, serta reaksi kimia dalam tubuh. Dilansir dari berbagai sumber diantaranya healthline.com

  1. Penyebab Sakit Kepala Saat Menangis

    Ketegangan otot wajah dan kepala

    Saat menangis, otot di wajah, leher, dan kepala menegang sehingga dapat memicu sakit kepala tipe tegang.

  2. Perubahan pola pernapasan

    Tangisan sering menyebabkan napas menjadi tidak teratur atau tersengal, yang dapat menurunkan kadar oksigen dan memicu rasa pusing atau nyeri kepala.

  3. Hormon stres

    Menangis karena stres meningkatkan hormon seperti kortisol, yang dapat memicu sakit kepala.

  4. Dehidrasi ringan

    Air mata yang keluar dan kurangnya asupan cairan bisa membuat tubuh sedikit dehidrasi, yang berkontribusi pada sakit kepala.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Setelah Menangis :

- Minum air putih

Rehidrasi membantu mengurangi sakit kepala, terutama jika disebabkan oleh dehidrasi ringan.

- Kompres dingin atau hangat

Tempelkan kompres di dahi atau leher untuk meredakan ketegangan otot.

- Istirahat sejenak

Duduk atau berbaring di tempat yang tenang dan gelap dapat membantu meredakan nyeri.

- Atur napas

Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk menormalkan kadar oksigen dalam tubuh.

- Pijat ringan

Memijat area pelipis, leher, atau bahu dapat mengurangi ketegangan.

- Konsumsi obat pereda nyeri (jika perlu)

Obat seperti paracetamol bisa digunakan sesuai aturan, jika sakit kepala cukup mengganggu.

- Cara Mencegah Sakit Kepala Saat Menangis

Kelola stres dengan baik (misalnya melalui olahraga atau meditasi)

- Cukupi kebutuhan cairan harian

Tidur yang cukup

Hindari menahan emosi terlalu lama

Segera konsultasi ke dokter jika:

Sakit kepala sangat berat atau sering terjadi

Disertai mual, muntah, atau gangguan penglihatan

Tidak membaik setelah istirahat atau minum obat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....