Ustad Mustagfirin: Hari Kemenangan Awal Perubahan Diri Lebih Baik

  • 21 Mar 2026 14:56 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak- Umat Islam di Kabupaten Fakfak, Sabtu pagi 21 Maret 2026, melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Pelaksanaan ibadah ini berlangsung di sejumlah masjid wilayah Fakfak dan sekitarnya.

Salah satu lokasi yang dipadati jemaah yakni Masjid Besar Al Munawarah Fakfak. Sholat Id di masjid tersebut dilaksanakan pada pukul 07.25 WIT dengan suasana tertib dan penuh kekhusyukan.

Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Besar Al Munawarah Fakfak yakni H. Hanafi Kadmas. Sementara khotbah Idul Fitri disampaikan oleh Ustad H. Mustagfirin.

Antusiasme jemaah terlihat sejak pagi hari, dimana mereka berbondong-bondong datang untuk melaksanakan Sholat Id. Jemaah tidak hanya memenuhi lantai satu, tetapi juga lantai dua hingga lantai tiga masjid.

Bahkan, ruas jalan raya di depan Masjid Al Munawarah Fakfak turut dipadati jemaah yang melaksanakan sholat Id. Kondisi ini mencerminkan tingginya semangat umat Islam dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Dalam khotbahnya, Ustad H. Mustagfirin menyampaikan bahwa Idul Fitri memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam. Ia mengajak jemaah untuk menjadikan momentum ini sebagai titik awal memperbaiki diri.

“Idul Fitri memiliki makna yang mendalam, setelah satu bulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya. Ia menambahkan nilai-nilai kebaikan selama Ramadhan harus terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, ketika memasuki hari kemenangan, umat Islam diibaratkan seperti bayi yang baru lahir dalam keadaan suci dari dosa. “Inilah kesempatan bagi kita untuk memulai kehidupan yang lebih baik dan memperkuat hubungan dengan Allah serta sesama manusia,” tambahnya.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Besar Al Munawarah Fakfak berlangsung lancar dan aman hingga selesai. Usai sholat, jemaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai wujud mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....