Alasan Mengapa Dianjurkan Berbuka Puasa dengan Makanan Manis
- 19 Feb 2026 10:24 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Berbuka puasa dengan makanan manis sudah menjadi kebiasaan yang umum dilakukan, terutama saat bulan Ramadhan. Mulai dari kurma, kolak, hingga teh manis hangat, menu pembuka ini hampir selalu hadir di meja makan. Namun, ternyata kebiasaan ini bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki alasan ilmiah dan manfaat bagi tubuh.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Dapur Bu Sastro. Berikut beberapa alasan mengapa berbuka puasa dianjurkan dengan makanan manis.
1. Mengembalikan Energi dengan Cepat
Setelah berpuasa selama kurang lebih 12–14 jam, kadar gula darah dalam tubuh menurun. Mengonsumsi makanan atau minuman manis membantu meningkatkan kadar gula darah secara cepat sehingga tubuh kembali bertenaga. Gula sederhana lebih mudah dicerna dan langsung diserap ke dalam aliran darah, sehingga rasa lemas dapat segera berkurang.
2. Mengikuti Sunnah Berbuka dengan Kurma
Salah satu anjuran berbuka puasa adalah mengonsumsi kurma. Buah ini dikenal memiliki rasa manis alami dan kaya nutrisi. Kurma mengandung glukosa dan fruktosa yang mudah diolah tubuh menjadi energi. Selain itu, kurma juga mengandung serat, kalium, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Tak heran jika kurma menjadi pilihan utama saat berbuka di berbagai negara.
3. Membantu Tubuh Beradaptasi Setelah Puasa
Sistem pencernaan yang “beristirahat” selama berpuasa perlu diaktifkan kembali secara perlahan. Mengonsumsi makanan manis dalam porsi kecil membantu tubuh beradaptasi sebelum menerima makanan berat. Jika langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah banyak, perut bisa terasa kembung atau tidak nyaman.
4. Menjaga Keseimbangan Gula Darah
Makanan manis dalam jumlah wajar membantu menstabilkan gula darah setelah seharian berpuasa. Namun, penting untuk tidak berlebihan karena konsumsi gula berlebih justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang terlalu tinggi. Kuncinya adalah memilih manis alami dan mengonsumsinya secukupnya.
5. Memberikan Efek Psikologis yang Menyenangkan
Rasa manis dapat memicu pelepasan hormon yang meningkatkan suasana hati. Setelah menahan lapar dan haus seharian, menikmati makanan manis saat berbuka memberikan sensasi kenyamanan dan kebahagiaan tersendiri. Hal ini turut membantu tubuh dan pikiran lebih rileks sebelum melanjutkan ibadah malam.
Meski berbuka dengan makanan manis dianjurkan, tetap penting untuk menjaga porsi. Pilih sumber manis alami seperti buah atau kurma, lalu lanjutkan dengan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat.
Dengan cara ini, tubuh mendapatkan energi yang cukup tanpa risiko berlebihan. Berbuka pun menjadi lebih sehat, nyaman, dan bermanfaat bagi kebugaran selama bulan Ramadhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....