Makna Simbolik Tradisi Angpau saat Imlek
- 13 Feb 2026 08:29 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak- Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan suasana meriah, kumpul keluarga, serta tradisi berbagi angpau. Amplop merah berisi uang ini menjadi simbol yang paling ditunggu, terutama oleh anak-anak. Namun, di balik kebiasaan tersebut, tersimpan sejarah panjang dan makna filosofis yang mendalam.
Tradisi angpau bukan sekadar pemberian uang, melainkan wujud doa dan harapan baik untuk tahun yang baru. Warna merah pada amplop melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan penolak bala dalam budaya Tionghoa.
• Asal-usul Tradisi Angpau
Dikutip dari beautynesia.id, sejarah angpau berakar dari legenda Tiongkok kuno tentang makhluk jahat bernama Sui yang dipercaya mengganggu anak-anak saat malam pergantian tahun. Untuk melindungi mereka, orang tua meletakkan koin yang dibungkus kain merah di bawah bantal anak-anak. Koin tersebut dipercaya dapat mengusir roh jahat dan membawa perlindungan.
Seiring waktu, tradisi membungkus koin berubah menjadi pemberian uang dalam amplop merah yang kini dikenal sebagai angpau atau hong bao dalam bahasa Mandarin. Tradisi ini kemudian menyebar ke berbagai negara dengan komunitas Tionghoa, termasuk Indonesia.
• Makna Filosofis di Balik Angpau
Angpau bukan sekadar simbol materi. Pemberiannya mengandung nilai-nilai penting, antara lain:
1. Doa dan restu
Angpau diberikan oleh orang yang lebih tua atau sudah menikah kepada yang lebih muda atau belum menikah sebagai bentuk doa agar penerima mendapatkan keberuntungan, kesehatan, dan kesuksesan.
| Baca juga: Bupati Fakfak Tekankan Makna Halal Bihalal |
2. Simbol keberuntungan
Warna merah melambangkan energi positif dan kemakmuran. Nominal uang di dalamnya pun sering dipilih dengan angka yang dianggap membawa hoki.
3. Mempererat hubungan keluarga
Tradisi ini menjadi momen berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat tali silaturahmi dalam keluarga besar.
4. Warisan budaya
Angpau menjadi bagian penting dari identitas budaya Tionghoa yang diwariskan lintas generasi.
Di era modern, angpau tetap relevan meski bentuknya semakin beragam, bahkan ada yang diberikan secara digital. Namun esensinya tetap sama yaitu berbagi rezeki dan menyebarkan harapan baik di awal tahun.
Karena itulah, Imlek selalu identik dengan angpau. Bukan semata karena isi di dalamnya, melainkan karena nilai kasih, perlindungan, dan doa yang menyertainya. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa Tahun Baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....