Validitas Data Jadi Tolok Ukur Tunjangan Profesi Guru
- 02 Okt 2026 21:48 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sanggau, Muhammad Johnson Maulani menilai, kesejahteraan guru di Kabupaten Sanggau saat ini sudah cukup baik. Ia menyebut, penyaluran tunjangan profesi guru yang dilakukan langsung dari pemerintah pusat turut mempermudah guru menerima tunjangan tersebut.
“Saya rasa kalau misalnya untuk kesejahteraan sudah cukup baik ya. Apalagi untuk sekarang tunjangan profesi guru juga sudah langsung dari pusat ya, jadi lebih cepat bisa sampai atau masuk ke rekening masing-masing guru,” kata Johnson, Jumat 2 Oktober 2026.
Meski penyaluran tunjangan dilakukan langsung dari pusat, guru tetap perlu memenuhi kewajiban yang menjadi persyaratan penerimaan tunjangan profesi. Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi adalah beban mengajar minimal 24 jam.
“Ya cuma memang butuh kesabaran, yang penting kewajiban minimal terpenuhi, 24 jam. Ketentuan ini juga berkaitan dengan guru yang memperoleh tugas tambahan tertentu,” ujarnya.
Ia menyebutkan, guru yang mendapatkan tugas tambahan harus memenuhi jumlah jam yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain beban mengajar, Johnson menekankan, pentingnya memastikan data guru tetap valid sebagai bagian dari persyaratan penerimaan tunjangan.
“Ini menjadi salah satu tolok ukur untuk bisa mendapatkan tunjangan profesi guru. Saya berharap guru dapat memenuhi kewajiban mengajar dan memastikan data yang menjadi dasar penerimaan tunjangan tetap valid,” harapnya.
Johnson menjelaskan, pemenuhan beban mengajar dan validitas data menjadi bagian penting dalam proses penerimaan tunjangan profesi guru. Ketentuan tersebut diperlukan agar guru dapat memenuhi persyaratan yang berlaku dan menerima tunjangan sesuai mekanisme penyalurannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....