Cakupan Vaksinasi Rabies di Sanggau Masih Rendah
- 28 Sep 2026 20:38 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Upaya pengendalian rabies di Kabupaten Sanggau masih menghadapi tantangan rendahnya cakupan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR). Hingga Agustus 2026, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sanggau mencatat, sebanyak 3.590 ekor HPR telah divaksin, tetapi cakupannya baru sekitar 5 sampai 6 persen dari populasi.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau, Ambius Anton mengatakan, angka tersebut masih jauh dari cakupan minimal 70 persen yang diperlukan untuk menekan kasus gigitan. Populasi HPR di Sanggau sendiri disebutnya mencapai lebih dari 54 ribu ekor.
“Memang berdasarkan persentase memang belum mampu meng-cover minimal 70 persen dari populasi. Ini hanya kita mampu sekian persennya saja, kurang lebih 5 atau 6 persen dari populasi,” ujar Ambius dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 28 September 2026.
Ambius mengatakan, rendahnya cakupan vaksinasi tidak terlepas dari keterbatasan ketersediaan vaksin. Vaksinasi tetap dilakukan di sejumlah kecamatan dengan mempertimbangkan wilayah yang memiliki kasus gigitan lebih tinggi.
“Kalau saja kita mampu memvaksinkan HPR kita sampai dengan 70 persen kemungkinan besar, kasus-kasus yang ada di lapangan akan sangat menurun sekali. Karena kita tahu bahwa sampai dengan hari ini, kasus-kasus selalu muncul di beberapa kecamatan dan juga tersebar secara merata,” katanya.
Hingga Agustus 2026, kasus gigitan HPR di Sanggau tercatat rata-rata sekitar 130 kasus per bulan. Beberapa wilayah yang disebut masih memiliki kasus gigitan cukup tinggi antara lain Jangkang, Meliau, Sosok, dan Tayan Hulu.
Ambius menjelaskan, vaksin didistribusikan melalui tujuh pusat kesehatan hewan di Sanggau, termasuk Kapuas, Tayan Hulu, Tayan Hilir, Kembayan, dan Sekayam. Prioritas diberikan berdasarkan kasus gigitan, sementara keterbatasan stok membuat seluruh wilayah belum dapat dijangkau secara bersamaan.
“Karena memang sangat terbatas sekali vaksinnya. Sebagai contoh kami telah melaksanakan vaksinasi di beberapa bulan yang lalu di Kecamatan Parindu untuk melaksanakan vaksinasi untuk 100 atau 200 ekor itu mungkin sudah sampai setengah hari,” ungkap Ambius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....