BNPB Kaji Dampak Bencana untuk Percepat Pemulihan

  • 15 Sep 2026 15:46 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pengkajian dampak bencana sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan pascabencana berjalan secara tepat. Pengkajian ini bertujuan mengetahui kondisi wilayah terdampak, tingkat kerusakan, kerugian, serta kebutuhan masyarakat setelah bencana.

“Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat bencana, sehingga pemerintah dapat menentukan langkah penanganan dan pemulihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Kasi Rehabilitasi Pasca Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Indra Jamiluddin dalam Obrolan Kentongan, Rabu 15 September 2026.

Menurutnya, proses pengkajian dilakukan dengan menghimpun informasi mengenai kondisi wilayah, kerusakan infrastruktur, serta dampak yang dirasakan masyarakat. Data tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Pengkajian tidak hanya berfokus pada kerusakan fisik, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat terdampak. Kita tidak hanya melihat kerusakan bangunan atau fasilitas umum, tetapi juga bagaimana bencana memengaruhi kehidupan dan aktivitas masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, data hasil pengkajian harus dikumpulkan secara akurat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara terukur. Informasi yang diperoleh juga membantu pemerintah menentukan prioritas bantuan serta kebutuhan pemulihan di wilayah terdampak.

“Data dari hasil pengkajian ini sangat penting sebagai dasar dalam menentukan program rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga bantuan maupun penanganan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkap Indra.

Dia menyampaikan, BPBD Kabupaten Sanggau terus mendukung koordinasi dengan BNPB dan pihak terkait dalam proses pendataan serta pengkajian dampak bencana. Melalui pengkajian yang tepat, pemerintah diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak dan membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....