Dinsos P3AKB Sanggau Jelaskan Proses Terbentuknya Desil

  • 15 Sep 2026 15:44 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Pemahaman masyarakat mengenai pembentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dinilai penting, terutama karena data tersebut menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam penetapan sasaran berbagai program sosial. Desil pada dasarnya merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan keluarga yang membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok, dari desil 1 hingga desil 10.

“Desil itu terbentuk dari pemeringkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga bukan hanya melihat penghasilan, tetapi berbagai indikator yang menggambarkan kondisi kesejahteraan keluarga,” ujar Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Sanggau, Ginting dalam Dialog Sanggau Menyapa, Rabu 15 September 2026.

Ia mengatakan, proses pemeringkatan mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi keluarga secara bersama-sama. Indikator tersebut antara lain kondisi tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, kepemilikan aset, kondisi keluarga, hingga akses terhadap kebutuhan dasar.

“Jadi, kalau seseorang berada di desil tertentu, itu menunjukkan posisi relatif dalam kelompok kesejahteraan, bukan berarti langsung menggambarkan berapa penghasilan atau kekayaan yang dimiliki keluarga tersebut,” katanya.

Dalam sistem DTSEN, keluarga kemudian dikelompokkan menjadi sepuluh bagian berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, dengan desil 1 menunjukkan posisi kesejahteraan relatif paling rendah dan desil 10 paling tinggi. Karena sifatnya relatif, keluarga yang berada dalam desil yang sama belum tentu memiliki kondisi pendapatan, aset, maupun pengeluaran yang persis sama.

“Karena kondisi masyarakat bisa berubah, maka data juga perlu terus diperbarui agar program pemerintah yang menggunakan data tersebut dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar sesuai dengan kriteria,” ungkapnya.

Dengan pemahaman tersebut, dia berharap masyarakat tidak hanya melihat angka desil sebagai penentu penerimaan bantuan, tetapi memahami bahwa desil merupakan bagian dari sistem pemeringkatan kesejahteraan berbasis data sosial ekonomi. Dikatakan, pemerintah daerah juga terus mendorong pemutakhiran data agar kebijakan dan program perlindungan sosial dapat semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....