IGI Sanggau Fokuskan Workshop pada Literasi dan Numerasi

  • 01 Okt 2026 20:11 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sanggau menggelar workshop Implementasi Pembelajaran Bermakna: Penguatan Kompetensi Guru melalui Literasi, Numerasi, dan Praktik Pembelajaran Bermakna dengan tema “Sharing and Growing Together” di Aula SMP Negeri 2 Sanggau. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan kompetensi guru melalui pembelajaran literasi, numerasi, dan praktik pembelajaran bermakna.

“Tujuan utamanya tentu kami ingin meningkatkan potensi guru yang ada di Kabupaten Sanggau, karena kebetulan kami mendapatkan amanah untuk menjalankan kegiatan ini. Kami ingin kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi guru dalam meningkatkan kompetensi dan menerapkannya dalam proses pembelajaran,” kata Ketua IGI Kabupaten Sanggau, Muhammad Johnson Maulani, Kamis 1 Oktober 2026.

Johnson mengatakan, materi workshop mencakup pembelajaran literasi dan numerasi serta praktik pembelajaran bermakna yang dapat diterapkan guru di satuan pendidikan. Peserta juga mendapatkan materi pemanfaatan Rumah Belajar untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Yang menjadi materi pokok dalam workshop ini adalah mengenai pembelajaran literasi dan numerasi, kemudian pemanfaatan Rumah Belajar. Materi tersebut diberikan kepada peserta sebagai bagian dari kegiatan peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.

Workshop tersebut diikuti guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Sanggau. Jumlah peserta dibatasi sebanyak 100 orang dengan mempertimbangkan keterbatasan dana dalam pelaksanaan kegiatan.

“Guru yang mengikuti kegiatan ini kami batasi ya, karena mengingat keterbatasan dana, kami batasi 100 orang. Jadi memang kami sesuaikan dengan kemampuan yang ada,” tuturnya.

Melalui tema “Sharing and Growing Together”, IGI Sanggau mendorong guru untuk saling berbagi pengalaman dan praktik dalam menerapkan pembelajaran literasi, numerasi, serta pembelajaran bermakna. John berharap kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....