Kabut Asap Picu Kematian Ayam Broiler di Sanggau

  • 08 Sep 2026 16:39 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Sanggau mulai berdampak terhadap usaha peternakan unggas. Kondisi kualitas udara tersebut dikeluhkan peternak karena ayam broiler dan ayam petelur mengalami stres hingga menyebabkan kematian dalam jumlah cukup tinggi.

Ketua Asosiasi Ternak Unggas Kabupaten Sanggau, Maun, mengatakan paparan kabut asap menjadi salah satu persoalan yang dihadapi peternak selama musim kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut membuat ayam lebih mudah mengalami stres dan berdampak terhadap pertumbuhan maupun daya tahan tubuh ternak.

“Peternak ayam broiler dan ayam petelur mengeluhkan kualitas udara akibat kabut asap yang menyebabkan banyak ternak mati," ungkap Maun dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 8 September 2026.

Ia menjelaskan, kematian ayam broiler di sejumlah peternakan saat ini dapat mencapai sekitar 50 ekor setiap hari. Jumlah tersebut dinilai cukup merugikan peternak, terutama apabila kondisi kualitas udara buruk berlangsung dalam waktu yang panjang.

"Selain meningkatkan risiko kematian, musim kemarau dan kabut asap juga sebabkan pertumbuhan ayam broiler lambat. Ayam yang seharusnya memasuki masa panen pada usia 30 hingga 32 hari dengan bobot sekitar 2 kilogram, kini hanya mampu mencapai kisaran 1,5 kilogram pada rentang usia yang sama," ujarnya.

Maun menyebut tingginya tingkat stres menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan ayam tidak optimal. Kondisi lingkungan yang panas dan kualitas udara yang kurang baik membuat ayam membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai bobot panen yang diharapkan.

Diakuinya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena peternak harus menanggung kerugian akibat kematian ternak sekaligus menurunnya bobot ayam saat panen. Peternak juga perlu melakukan pengelolaan kandang secara lebih intensif agar kondisi ayam tetap terjaga selama musim kemarau dan kabut asap.

Maun berharap kondisi kualitas udara di Kabupaten Sanggau segera membaik sehingga aktivitas peternakan dapat kembali berjalan secara normal. Para peternak juga diimbau meningkatkan perhatian terhadap kondisi kandang, ketersediaan air, serta kesehatan ayam untuk mengurangi dampak stres selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....