Pemkab Sanggau Minta Perusahaan Tangani Karhutla dan Kekeringan

  • 07 Sep 2026 20:28 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Pemerintah Kabupaten Sanggau meminta perusahaan berkontribusi dalam penanganan dampak Karhutla dan kekeringan di wilayah sekitar operasionalnya. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, mengatakan kontribusi perusahaan dapat dilakukan melalui program CSR maupun penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla.

“Dalam rapat ini juga kami sampaikan supaya peran perusahaan juga harus berkontribusi dalam bentuk CSR, terutama dalam menghadapi kekeringan,” kata Wabup Susana di Kantor Bupati, Senin 7 September 2026.

Ia mengungkapkan, kontribusi perusahaan dibutuhkan untuk membantu pemerintah menghadapi dampak Karhutla dan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah. Selain dukungan melalui CSR, perusahaan juga diminta memiliki sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk penanggulangan Karhutla di sekitar wilayah investasi.

“Mereka juga harus memiliki sarpras artinya untuk menanggulangi bagaimana terjadinya Karhutla di wilayah sekitar mereka berinvestasi,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan perusahaan dapat dilakukan berdasarkan wilayah operasional masing-masing. Perusahaan yang beroperasi di suatu kecamatan diharapkan dapat membantu penanganan Karhutla dan kekeringan di wilayah tersebut.

“Misalnya kalau di perusahaan di Toba, ya artinya semua perusahaan di Toba ya membantu. Dan untuk bagaimana wilayah kecamatan yang tidak ada perusahaan artinya kita bergotong-royong,” tegas Susana.

Wabup Susana menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sanggau akan menggelar rapat khusus bersama pihak perusahaan untuk membahas kontribusi dalam penanganan Karhutla dan kekeringan. Pemerintah juga akan mengkaji regulasi dan aturan yang dapat menjadi dasar penguatan peran perusahaan dalam penanganan bencana.

“Kita akan serahkan penuh nanti, kita adakan rapat dengan pihak perusahaan secara khusus terutama dalam dampak terhadap Karhutla dan juga kekeringan ini akan kami segera lakukan nanti,” ujarnya.

Dia menegaskan, keterlibatan perusahaan diperlukan mengingat kemampuan anggaran pemerintah daerah yang terbatas. Kolaborasi dengan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat penanganan Karhutla dan kekeringan di Kabupaten Sanggau.

“Jadi memberi tanggung jawab penuh dengan mereka supaya berkontribusi di tengah keterbatasan anggaran dari APBD kita itu yang menjadi kendala juga untuk kami Pemerintah Kabupaten Sanggau,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....