Minta Hujan, Pemkab Sanggau Libatkan Kearifan Lokal
- 04 Sep 2026 20:31 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Pemerintah Kabupaten Sanggau melibatkan berbagai elemen masyarakat dan mengedepankan kearifan lokal sebagai salah satu upaya menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan lembaga adat dan keagamaan untuk mengharapkan turunnya hujan yang dinilai dapat membantu mengurai kabut asap akibat karhutla.
“Dan tentu penanganan karhutla ini harus dilakukan secara komprehensif dari berbagai elemen masyarakat yang mesti harus terlibat. Dan dalam bentuk apa dan kebiasaan apa menggunakan kearifan lokal kita lakukan, dalam upaya kita bagaimana mendatangkan hujan ini,” ujar Yohanes Ontot di Rumah Betang Raya Dori Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas pada Jumat, 4 September 2026.
Ia mengungkapkan, Pemkab Sanggau menggerakkan lembaga adat dan keagamaan di tingkat kabupaten hingga kecamatan dengan mengedepankan kearifan lokal. Salah satunya melalui Ritual Pomang Adat Berbantan untuk memohon hujan melalui roh leluhur kepada penompa.
“Kalau di keagamaan, kita mengerahkan semua elemen masyarakat lintas agama di tingkat kabupaten, kecamatan. Dan kemudian di kearifan lokal, terutama di adat, kita perintahkan semua jajaran di adat di bawah untuk melakukan ritual-ritual khusus dengan cara mereka sendiri di tingkat bawah,” ungkapnya.
Menurutnya, upaya tersebut salah satunya ditujukan untuk mengharapkan turunnya hujan di Kabupaten Sanggau. Ia menilai hujan dapat membantu mengurai asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
“Tujuannya pertama, kita minta hujan turun. Dengan hujan turun ini akan sedikit mengurai masalah terkait Karhutla,” katanya.
Selain kearifan lokal, dikatakan, Pemkab Sanggau tetap melibatkan berbagai unsur lintas agama dalam penanganan karhutla. Yohanes berharap seluruh upaya tersebut dapat membantu mengurangi dampak kabut asap imbas karhutla, terutama terhadap kesehatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....