Sanggau Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi Karhutla
- 31 Agt 2026 20:25 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Pemerintah Kabupaten Sanggau memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menegaskan, kesiapan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh unsur lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, pemerintah hingga dunia usaha dan masyarakat.
“Pagi ini kita melaksanakan apel gelar pasukan tanggap darurat karhutla Kabupaten Sanggau tahun 2026, dengan didukung oleh seluruh sektor yang ada di Kabupaten Sanggau. Seperti TNI, Polri, pemerintah kabupaten, instansi vertikal, pemerintah kecamatan, pemerintah desa atau kelurahan, dunia usaha, para aktivis penggiat kebencanaan dan kemanusiaan, media massa, yang ikut berpartisipasi dalam apel gelar pasukan tanggap darurat karhutla ini,” kata Yohanes Ontot, Senin 31 Agustus 2026.
Menurut Ontot, keterlibatan seluruh unsur melalui pendekatan pentahelix menjadi bukti bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah.
“Keterlibatan dari semua unsur kalangan secara pentahelix ini menunjukkan adanya kepedulian bahwa penanggulangan bencana adalah menjadi tanggung jawab bersama. Yang semestinya adalah penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia mengatakan, apel gelar pasukan juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan mengubah pola pikir dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman karhutla.
“Ini adalah bukti bahwa kita semua benar-benar berkomitmen dalam mengupayakan keselamatan rakyat dari ancaman bencana. Semoga momen hari ini semakin meningkatkan koordinasi dan sinergi serta kolaborasi kita dalam upaya penanggulangan bencana karhutla di Kabupaten Sanggau,” tuturnya.
Ontot berharap, sinergi lintas sektor tidak berhenti pada pelaksanaan apel, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan. Ia menekankan, seluruh pemangku kepentingan harus bersama-sama menekan potensi kebakaran hutan dan lahan sekaligus memperkuat pengendalian hotspot di Kabupaten Sanggau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....