Lahan Terbengkalai di Desa Pedalaman Disulap jadi Kebun Hortikultura
- 31 Agt 2026 19:16 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Lahan yang sebelumnya terbengkalai di Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau kini dimanfaatkan menjadi kebun hortikultura dan telah menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kebun tersebut dikelola melalui kolaborasi pemerintah desa, komunitas, dan perusahaan pemilik lahan.
Kepala Desa Pedalaman, Sunarto mengatakan, lahan yang dimanfaatkan merupakan milik perusahaan tambang yang belum akan digunakan dalam waktu dekat. Pemerintah desa bersama kelompok terlebih dahulu mengajukan izin dan melakukan peninjauan sebelum lahan seluas dua hektare tersebut digunakan.
“Kami sudah melaksanakannya dua tahun ini, dua tahun kita sudah efektif berjalan. Kita sudah beberapa kali panen komoditas horti dan kebunnya masih terus berjalan,” ujar Sunarto dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 31 Agustus 2026.
Salah satu komoditas yang memberikan hasil cukup besar adalah terong dengan 8.000 pohon yang pernah menghasilkan sekitar empat ton dalam satu kali panen. Hasil penjualan satu musim tersebut bahkan membuat kelompok memperoleh pendapatan lebih dari Rp200 juta.
| Baca juga: Polisi Cek Empat Hotspot di Balai |
“Kalau total uangnya, kelompok ini sudah memperoleh uang sekitar dua ratus juta lebih. Untuk empat ton itu karena pasar di Tayan juga tidak bisa menampung sebanyak itu, jauh lebih besar dibawa ke Pontianak,” katanya.
Selain terong, lahan tersebut sebelumnya ditanami timun, cabai, dan semangka dengan hasil yang juga bernilai ekonomi. Sunarto mengatakan hasil panen tidak hanya dijual ke pasar, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sekitar yang dapat membeli langsung dari kebun dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
“Kalau panen kita bisa melibatkan sampai lima belas orang, kita mengupah warga sekitar. Masyarakat sekitar juga bisa datang membeli dengan harga yang jauh lebih murah dari hasil pertanian warga,” ungkapnya.
Menurut Sunarto, keberhasilan pemanfaatan lahan tersebut menunjukkan lahan yang belum digunakan dapat menjadi sumber penghasilan apabila dikelola melalui kerja sama yang jelas. Pengelolaan juga dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan air, akses jalan, kondisi musim, serta kebutuhan pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....