Penanganan Karhutla Sanggau Butuh Kolaborasi

  • 26 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sanggau membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau menilai penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh satu instansi.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, mengatakan penanganan karhutla harus dilakukan secara kolaborasi. Menurutnya, kerja sama diperlukan agar upaya pemadaman dan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara maksimal.

"Penanganan karhutla tidak secara mandiri, tapi harus dilakukan secara kolaborasi atau kerja sama," kata Sigit dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu 26 Agustus 2026.

Ia menyebut beberapa wilayah yang memiliki titik api cukup banyak di antaranya Kecamatan Parindu, Meliau dan Kembayan. Selain itu, titik api juga ditemukan di sejumlah daerah lainnya di Kabupaten Sanggau.

"Titik api terbanyak di Kecamatan Parindu, Meliau, Kembayan dan daerah lainnya, namun tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak lagi jika tidak dipantau" ujarnya.

Ia juga mengatakan proses pemadaman karhutla masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kendala tersebut di antaranya sulitnya mendapatkan sumber air serta akses menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Karena itu, Sigit menegaskan kerja sama berbagai pihak diperlukan dalam penanganan karhutla di Kabupaten Sanggau. Masyarakat juga diharapkan dapat membantu memberikan informasi apabila menemukan adanya kebakaran hutan maupun lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....