Puluhan Anggota Brimob Perkuat Penanganan Karhutla di Sanggau
- 25 Agt 2026 19:56 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau – Polres Sanggau akan mendapat tambahan 30 personel BKO Korbrimob Polri untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau. Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan, personel tersebut dijadwalkan tiba di Sanggau besok dan akan ditempatkan di sejumlah titik rawan karhutla.
“Jadi, selain dari personel kita yang sudah kami sprint-kan untuk penanganan karhutla, kami dari Polres Sanggau akan mendapatkan bantuan personel BKO dari Korbrimob Polri sebanyak satu peleton. Besok akan hadir di Kabupaten Sanggau,” kata AKBP Kadek di Sanggau, Selasa 25 Agustus 2026.
Ia menyampaikan, tambahan personel tersebut akan ditempatkan berdasarkan pemetaan wilayah yang dinilai rawan terjadi karhutla. Ia memaparkan, beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Kecamatan Tayan Hilir dan Sekayam, serta posko penanganan tanggap bencana di BPBD Sanggau.
“Personelnya akan kita tempatkan di beberapa titik yang memang rawan ataupun dari identifikasi kita ada beberapa titik karhutla, mungkin di Tayan Hilir, Sekayam, dan juga nanti ada yang kita tempatkan di posko yang ada di posko penanganan tanggap bencana yang ada di BPBD. Nanti kerja kita kolaboratif,” ujarnya.
Ia menegaskan, tambahan personel Brimob akan melengkapi kekuatan Polres Sanggau yang sebelumnya telah disiapkan untuk menghadapi ancaman karhutla. Ia berharap, 30 personel tersebut dapat memperkuat respons kepolisian bersama unsur terkait di lapangan.
“Jadi, kita akan mendapatkan bantuan 30 personel BKO Brimob dari Korbrimob Polri,” katanya.
AKBP Kadek menyebut, selain penambahan personel, Polres Sanggau juga telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk penanganan karhutla. Dikatakan, kesiapan tersebut meliputi kendaraan roda empat, roda dua, serta kendaraan yang telah dimodifikasi untuk menjangkau lokasi yang sulit dilalui.
“Kami siap roda empat, roda dua, dan kami juga sudah perintahkan untuk beberapa Kapolsek untuk membuat modifikasi. Untuk Polsek juga kita perintahkan untuk motornya dimodifikasi untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dilalui ataupun dijangkau oleh kendaraan roda empat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan sarana tersebut diperlukan agar personel dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi karhutla di lokasi yang sulit dijangkau. Ia juga menyampaikan, penanganan di lapangan akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....