DKPTPHP Sanggau Pamerkan Alat Pertanian Modern

  • 20 Agt 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sanggau memperkenalkan alat pertanian modern berupa drone dalam Pameran Pembangunan Sabang Merah Festival Rakyat UMKM 2026. Kepala DKPTPHP Sanggau Kubin mengatakan, drone tersebut merupakan bantuan Kementerian Pertanian untuk mendukung penerapan pertanian modern melalui Brigade Pangan Sanggau.

“Kementerian Pertanian telah mengirim 3 unit drone untuk kegiatan Brigade Pangan Sanggau ya, dalam rangka merealisasikan, mengimplementasikan namanya PM-AAS. Artinya, pertanian secara modern yang memadukan pertanian intensifikasi dan menggunakan teknologi pertanian IT,” kata Kubin di Sanggau, Rabu 19 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, drone tersebut memiliki sejumlah fungsi untuk mendukung kegiatan pertanian. Peralatan itu dapat digunakan untuk penyebaran benih, pemupukan granular, penyemprotan pupuk cair, pestisida, hingga herbisida.

“Nah, salah satunya dengan menggunakan drone. Drone ini mempunyai manfaat salah satunya untuk pendeder benih, untuk semprot pupuk pupuk cair, kemudian nanti juga pestisida, herbisida juga bisa digunakan dengan itu,” ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan drone juga dapat mempercepat pekerjaan pertanian dibandingkan dengan tenaga manusia. Satu unit drone disebut mampu mengerjakan lahan seluas satu hektare dalam waktu sekitar 15 menit.

“Drone ini luar biasa, dia bisa bekerja 1 hektar hanya 15 menit. Luar biasa sekali. Artinya, kalau bandingkan dengan tenaga manusia untuk nanam padi ini bisa diperlukan sampai 20 orang per hari. Nah, dengan menggunakan drone, 1 hektar 15 menit saja, selesai,” ucapnya.

Kubin mengatakan, pemanfaatan drone saat ini masih diterapkan pada tiga kelompok di Kabupaten Sanggau. Ketiga kelompok tersebut berada di Desa Belangin, Desa Binjai, dan Desa Tebang Benua, yang saat ini mendapatkan pelatihan penggunaan drone.

“Untuk tahun ini hanya di tiga kelompok di Desa Belangin, Desa Binjai, dan Desa Tebang Benua. Tiga kelompok ini sedang dilatih sekarang dalam rangka penggunaan. Mudah-mudahan musim tanam tahun ini sudah bisa dimanfaatkan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....