Rapat Bersama DPRD Sanggau, PT SBW Ngotot Bilang Tak Buang Limbah
- 18 Agt 2026 16:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Pertemuan antara Pemdes Binjai, tokoh masyarakat, tokoh adat dengan perwakilan PT Sasmita Bumi Wijaya (SBW) di Kantor DPRD Sanggau pada Selasa 18 Agustus 2026 berlangsung memanas. Hal itu terjadi karena pihak perusahaan sawit tersebut membantah telah membuang limbah ke Sungai Lape yang menjadi sumber air masyarakat setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki mengatakan, pertemuan hari ini diinisiasi pihaknya untuk mencari kejelasan atas persoalan tersebut. Sebelumnya, Hendrikus Hengki menyebut, terdapat laporan masyarakat terkait pembuangan limbah yang dilakukan PT SBW.
"Kan memang tidak dibolehkan buang limbah ke sungai. Kalau kita lihat kasat mata, airnya itu kan berwarna hitam. Kami minta pihak perusahaan menghentikan dulu limbah yang dibuang itu, hormatilah kearifan lokal masyarakat setempat, ada Temenggung-nya, ada Kades-nya," kata Hendrikus Hengki.
Ia meminta agar pihak perusahaan lebih bijaksana dalam menyikapi persoalan yang bersinggungan dengan masyarakat setempat. Sebab, dikatakan, keberadaan perusahaan tersebut di Tayan Hulu harusnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
"Bekerjalah dengan mentaati aturan yang berlaku terutama terkait lingkungan hidup, jangan cemari sungai. Sederhana saja melihat itu limbah atau tidak, kalau air yang dibuang itu keruh berwana hitam itukan berarti ada limbahnya, dan saya minta tidak ada lagi kejadian serupa oleh perusahaan manapun, termasuk SBW ini," terangnya.
Untuk menindaklanjuti pertemuan ini, lanjut Hengki, pihak DPRD, khususnya Komisi III akan berkunjung langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Setelah ketika kunjungan itu nanti, sambungnya, akan diputuskan tindak lanjut dari persoalan tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Binjai, Heriyanto menyesalkan sikap PT SBW yang mengaku tidak membuang limbah ke sungai. Dia menyebut, pihak perusahaan tidak kooperatif padahal secara kasat mata sungai tersebut terlihat tercemar.
"Pada pertemuan tadi pihak perusahaan tidak kooperatif dan masih belum mau mengakui bahwa air yang hitam itu berasal dari mereka, padahal jelas-jelasnya pipanya dari tempat mereka karena kami bersama APH sudah melihat sendiri airnya itu mengalir ke sungai," ujarnya.
Sementara itu, pihak PT SBW saat dikonfirmasi wartawan enggan berkomentar. Perwakilan perusahaan langsung meninggalkan ruang rapat DPRD Sanggau. (Abang Indra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....