Bupati Ontot: Libur Sekolah akibat Asap Tunggu Kebijakan Pusat

  • 10 Agt 2026 21:20 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menegaskan, keputusan meliburkan sekolah akibat dampak kabut asap tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut harus mengacu pada arahan dan keputusan pemerintah pusat agar penerapannya berjalan secara berjenjang dan terkoordinasi.

“Kalau terkait kebijakan meliburkan sekolah, itu tergantung kebijakan pusat. Kalau daerah menentukan sendiri sesuatu yang tidak berlaku secara nasional, saya kira agak sulit karena kebijakan pemerintah berjalan secara berjenjang,” kata Ontot, Senin, 10 Agustus 2026.

Meski demikian, ia menilai kondisi daerah tetap perlu menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah. Terutama bagi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.

“Kalau ada perintah untuk menyesuaikan dengan situasi daerah, tentu bisa dilihat bagaimana kondisi satuan pendidikan di wilayah yang rawan asap. Karena karhutla pada musim seperti ini sangat berpotensi terjadi,” ujarnya.

Selain menyoroti potensi kabut asap, Ontot juga mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pemicu kebakaran. Ia menegaskan, kelalaian kecil dapat menimbulkan dampak besar bagi lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

“Jangan coba-coba membuang puntung rokok sembarangan karena bisa memicu kebakaran hutan. Begitu juga jika beraktivitas di alam terbuka, pastikan api bekas memasak benar-benar padam agar tidak merembet dan menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

Ontot juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga akibat listrik, kompor, maupun lilin. Ia berharap, seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga Kabupaten Sanggau tetap aman, nyaman, dan terbebas dari bencana selama musim kemarau berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....