Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Sanggau Rumahkan Pelajar
- 12 Agt 2026 21:06 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot memastikan, Pemerintah Kabupaten Sanggau akan memberlakukan kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar sebagai langkah melindungi kesehatan anak-anak dari dampak kabut asap. Kebijakan tersebut diprioritaskan untuk jenjang TK dan SD sebelum diterapkan secara menyeluruh.
“Ya, kita sudah diskusi tadi dengan Dewan. Secara umum mungkin setelah tanggal 17, tetapi untuk TK dan SD kemungkinan mulai diberlakukan dalam minggu-minggu ini,” kata Yohanes Ontot, Rabu, 12 Agustus 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang terus dipengaruhi kabut asap. Ontot menilai, aktivitas belajar tatap muka berisiko bagi kesehatan peserta didik apabila kondisi udara semakin memburuk.
“Belajar dari rumah ini karena kita mempertimbangkan kabut asap yang semakin siang semakin berkabut. Tentu kondisi itu akan mengganggu kesehatan anak-anak pelajar,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema penerapan belajar dari rumah secara bertahap, terutama karena masih ada sejumlah agenda yang melibatkan pelajar SMP dalam waktu dekat. Setelah agenda tersebut selesai, kebijakan serupa berpeluang diterapkan lebih luas.
“Mudah-mudahan setelah tanggal 17, mungkin ada siswa SMP yang masih mengikuti apel atau kegiatan lainnya. Setelah itu baru kita berlakukan secara menyeluruh,” ungkapnya.
Bupati menegaskan, kebijakan belajar dari rumah bukan berarti libur sekolah. Orang tua diminta memastikan anak tetap mengikuti proses pembelajaran dari rumah sesuai materi yang disiapkan guru, sekaligus membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko terpapar kabut asap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....