DLH Sanggau Minta Warga Abaikan Data Udara IQAir
- 10 Agt 2026 21:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Sanggau, Yesaya Poulorossi P. Antang Obob, meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi kualitas udara yang beredar di media sosial maupun aplikasi pihak ketiga. Masyarakat diminta mengacu pada data resmi pemerintah agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah kondisi kemarau yang mulai berlangsung.
“Kalau ada informasi dari media sosial atau aplikasi internet seperti IQAir yang menyebut kualitas udara di Sanggau tidak sehat, saya rasa data itu tidak bisa kita gunakan. Kita sebaiknya memanfaatkan data dari stasiun AQMS yang resmi dan dapat dipercaya,” kata Obob, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Obob, data kualitas udara yang menjadi rujukan pemerintah berasal dari stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk sementara, pemantauan kondisi udara Sanggau menggunakan data dari AQMS Sekadau karena alat pemantauan di Sanggau sedang dalam proses pemeliharaan.
“Data stasiun AQMS Kementerian Lingkungan Hidup yang ada di Sanggau maupun Sekadau yang terdekat itulah yang bisa digunakan karena dapat dipercaya. Itu yang menjadi dasar kami dalam melihat kondisi kualitas udara saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, DLH juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi yang beredar di internet. Penggunaan sumber data yang tidak jelas berpotensi menimbulkan kesalahpahaman mengenai kondisi kualitas udara yang sebenarnya.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan informasi yang valid dan benar. Data tersebut bisa diakses melalui ispu.menlhk.go.id, dan masyarakat bisa melihat langsung kondisi kualitas udara berdasarkan stasiun pemantauan yang tersedia,” jelasnya.
Ia menegaskan, situs ISPU Kementerian Lingkungan Hidup dapat diakses secara bebas oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk memantau kualitas udara secara real time. Dengan mengandalkan sumber resmi pemerintah, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh data yang belum tentu memiliki dasar pengukuran yang jelas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....