Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Berhenti Menjajah Sesama

  • 11 Agt 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kemerdekaan dalam kehidupan manusia tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan saling menghormati dan tidak menzalimi sesama. Dalam ajaran agama, tindakan merampas hak, menindas, dan menyakiti orang lain merupakan perbuatan yang harus dihindari.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Sanggau, Muhammad Hasbi dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI PRO1 Sanggau, Senin 10 Agustus 2026. Menurutnya, kemerdekaan dapat dilihat dari sisi yang mungkin sedikit berbeda, yakni pertanyaan renungan, setelah merdeka dari penjajahan, apakah manusia sudah benar-benar berhenti menjajah.

"Mari kita melihat sisi kemerdekaan dari sisi yang mungkin sedikit berbeda mari kita mulai bertanya pada diri kita sendiri, setelah kita merdeka dari penjajahan apakah kita sudah benar-benar berhenti menjajah," jelasnya.

Hasbi mengatakan, penjajahan tidak selalu hadir dalam bentuk senjata bahkan kekuasaan, materi, perkataan, bahkan kedudukan dapat menjadi sarana ketika digunakan untuk menekan, mengendalikan, atau merampas hak orang lain. Bentuk-bentuk tersebut sering kali hadir tanpa disadari dalam kehidupan dan perlahan dapat menghilangkan rasa keadilan serta kebebasan sesama.

"Kalau kita lihat lebih dalam ternyata sesungguhnya penjajahan itu tidak selalu menggunakan senjata, penjajahan bisa terjadi melaui kekuasaan, bisa melalui uang, bisa melalui kata-kata, bisa melalui jabatan," katanya.

Dia menambahkan, Allah telah berfirman yang artinya, sesungguhnya Ia menyuruh manusia untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan, sebagaimana disebutkan dalam A Quran. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa setiap bentuk kekuasaan, perkataan, maupun tindakan hendaknya dijalankan dengan keadilan dan kebaikan, tanpa merugikan, menindas, atau mengambil hak orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

"Allah telah berfirman yang artinya, sesungguhnya Allah itu menyuruh kita untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....