Sekolah Rakyat Sukses jika Bansos Tepat Sasaran dan Kemiskinan Turun

  • 06 Agt 2026 23:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Keberhasilan Program Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik yang diterima, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menetapkan sejumlah indikator utama untuk memastikan program tersebut mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sanggau, Ginting, mengatakan keberhasilan Sekolah Rakyat harus dibuktikan melalui perubahan kondisi sosial masyarakat. Indikator yang menjadi perhatian meliputi ketepatan sasaran penerima bantuan sosial, menurunnya angka putus sekolah, serta berkurangnya angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

"Tolok ukur keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya dilihat dari jumlah peserta didik yang diterima, tetapi juga dari ketepatan penyaluran bantuan sosial kepada sasaran, menurunnya angka putus sekolah, serta berkurangnya angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Jika seluruh indikator tersebut tercapai, maka program ini telah berjalan sesuai tujuan yang diharapkan," kata Ginting, saat menjadi narasumber Dialog RRI Sanggau, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan formal yang dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dengan sistem sekolah berasrama (boarding school), peserta didik memperoleh pendidikan akademik, pembinaan karakter, penguatan disiplin, kemandirian, serta keterampilan hidup yang diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan yang layak, tetapi juga membentuk karakter dan kompetensi peserta didik agar mampu bersaing, mandiri, dan memiliki peluang lebih besar untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Karena itu, program ini membutuhkan dukungan semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan sinergi pemerintah daerah, dunia pendidikan, pemerintah desa, serta masyarakat. Pendataan calon peserta didik yang akurat, pendampingan keluarga penerima manfaat, hingga pengawasan pelaksanaan program menjadi faktor penting agar Sekolah Rakyat tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan terhadap penurunan angka kemiskinan.

"Sekolah Rakyat adalah investasi masa depan bangsa. Program ini dirancang agar anak-anak dari keluarga miskin tidak hanya memperoleh pendidikan, tetapi juga memiliki kesempatan nyata mengubah nasib, meningkatkan kualitas hidup, dan memutus rantai kemiskinan hingga ke akar-akarnya. Keberhasilan program ini akan terlihat ketika semakin banyak keluarga yang mampu keluar dari kemiskinan melalui pendidikan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....