Dampak El Nino Picu Kemarau Panjang, BPBD Sanggau Imbau Warga Waspada
- 05 Agt 2026 07:48 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Fenomena El Nino diperkirakan memberikan dampak terhadap kondisi cuaca dan musim kemarau di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sanggau. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau berlangsung.
Penelaah Teknis Kebijakan Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau Apriati, mengatakan fenomena El Nino menyebabkan penurunan curah hujan sehingga musim kemarau cenderung berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama oleh masyarakat maupun pemerintah melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini agar dampaknya dapat diminimalkan.
"Fenomena El Nino menyebabkan musim kemarau lebih panjang sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan, krisis air bersih, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama melalui penghematan penggunaan air dan tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kebun," ungkap Apriati dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 4 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, BPBD Kabupaten Sanggau terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi cuaca melalui koordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar warga memahami langkah-langkah mitigasi bencana selama musim kemarau berlangsung, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko bencana.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi, menggunakan air secara bijaksana, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tidak meluas," katanya.
Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan fenomena El Nino. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan, menjaga sumber-sumber air, serta saling mengingatkan antarwarga diharapkan mampu menekan risiko terjadinya bencana selama musim kemarau, demi keselamatan bersama dan kelestarian lingkungan sekitar.
Apriati berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi dampak fenomena El Nino. Dengan langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini, risiko kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....