Kemarau di Sanggau, Warga Bunut Boncos Beli Air

  • 28 Jul 2026 18:41 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Musim kemarau yang telah berlangsung sekitar satu bulan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah permukiman Kabupaten Sanggau. Di RT 15, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas sebagian warga bahkan terpaksa membeli air dengan biaya hingga Rp280 ribu guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sukiman, Ketua RT 15 Kelurahan Bunut mengatakan, pasokan air bersih dari jaringan PDAM belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga ketika musim kemarau berlangsung. Akibatnya, masyarakat harus mencari alternatif lain meskipun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

"Di wilayah kami ada sekitar seribu keluarga yang terdampak. Untuk membeli air dari penyedia swasta, harganya berkisar Rp220 ribu hingga Rp280 ribu untuk dua kubik, sedangkan air PDAM empat kubik sekitar Rp250 ribu," ujar Sukiman dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, RT 15 mencakup empat kawasan permukiman yang seluruhnya merasakan dampak berkurangnya pasokan air bersih. Sehingga sebagian warga terpaksa menyesuaikan pola penggunaan air agar persediaan tetap mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga.

"Ada warga yang menggali sumur, ada juga yang memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci karena pasokan air bersih terbatas. Semua dilakukan agar kebutuhan sehari-hari tetap bisa terpenuhi selama musim kemarau," katanya.

Menurut Sukiman, tingginya biaya pembelian air menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang harus membeli air secara berulang. Ia menilai, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau.

"Harapan kami tentu pelayanan air bersih bisa kembali normal dan pasokannya lebih lancar. Dengan begitu masyarakat tidak lagi bergantung pada pembelian air yang biayanya cukup mahal," ungkapnya.

Sukiman berharap, distribusi air bersih dapat kembali stabil sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, peningkatan keandalan layanan air bersih akan sangat membantu warga menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....