Sanggau Targetkan 60 Ribu Pekerja Rentan dapat Jaminan Perlindungan Kerja
- 21 Jul 2026 19:30 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Sekda Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib mengungkapkan, saat ini sekitar 38 ribu pekerja rentan di kabupaten itu sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan target peserta aktif diupayakan dapat mencapai 60 ribu pekerja rentan.
"Data kasar yang kami peroleh baru 38 ribu peserta aktif dari target 60 ribu. Dari peserta aktif saja masih banyak yang menunggak pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan," kata Aswin usai membuka kegiatan evaluasi jaminan sosial pekerja rentan dan pekebun kelapa sawit rakyat di Aula Bapenda Sanggau, Selasa 21 Juli 2026.
Dikatakan Sekda Aswin, kelompok pekerja di sektor informal yang berpenghasilan rendah, tidak menentu, dan tidak memiliki perlindungan jaminan sosial sangat rawan terhadap risiko sosial ekonomi. Risiko itu, sambungnya, seperti kecelakaan kerja, sakit, atau kehilangan mata pencaharian, sehingga rentan jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem.
"Maksud saya, kita maksimalkan dulu 38 ribu peserta yang aktif ini by name by adress-nya, termasuk nomor teleponnya, untuk kita ingatkan sebelum jatuh tempo pembayaran," ujarnya.
Untuk meningkatkan UJJ atau upah yang dilaporkan/upah jelas sampai kepada target 60 ribu peserta, lanjut Sekda, BPJS Ketenagakerjaan perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat Sanggau. Menurutnya, masyarakat perlu diberi pemahaman tentang pentingnya perlindungan kerja.
"Masyarakat ini perlu diberi pemahamanan bagaimana proses mendaftar kepesertaan sampai nanti peserta menerima santunan dari BPJS, dan itu harus dijelaskan secara rinci kepada masyarakat. Ketidaktahuan masyarakat ini lah sebenarnya yang menyebabkan masyarakat enggan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.
"Contoh, di Tayan itu sudah mau terbentuk agen Penggerak Jaminan Sosial (Perisai) dari BPJS Ketengakerjaan. Maksud saya itu jangan hanya di Tayan, tapi juga di semua desa di Sanggau itu harus ada agen yang sama, karena disitu lah sumber masyarakat itu bertanya soal BPJS Ketenagakerjaan ini," sambungnya. (Abang Indra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....