Pembudidaya Ikan di Sekayam Harapkan Bantuan Subsidi Pakan

  • 17 Sep 2026 19:57 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Pembudidaya ikan air tawar di Kawasan Wisata Padong Pangeran, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau mengeluhkan tingginya harga pakan yang dinilai mahal. Pembudidaya ikan air tawar setempat, Gusti Hajairin mengatakan, harga pakan yang mencapai ratusan ribu Rupiah per karung cukup memberatkan biaya produksi.

“Kalau untuk pakan Profit, itu Rp465.000. Kalau untuk Saphir-nya Rp435.000. Terus untuk Ruby-nya Rp398.0000,” kata Gusti Hajairin di Sekayam, Rabu 17 September 2026.

Ia menjelaskan, harga tersebut merupakan harga pakan per karung yang harus dikeluarkan pembudidaya untuk memenuhi kebutuhan ikan. Kondisi itu menjadi beban tersendiri karena pakan merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kegiatan budidaya ikan air tawar.

“Ya ini memang cukup berat untuk pakannya,” ujarnya.

Gusti menyampaikan, tingginya harga pakan membuat pembudidaya harus lebih selektif dalam menentukan jenis ikan yang dipelihara. Jenis ikan yang memiliki permintaan tinggi di pasaran menjadi prioritas agar hasil budidaya lebih mudah dipasarkan.

“Maka di sini kadang-kadang kita antisipasikan, kita tengok mana yang paling banyak dikonsumsi orang, dicari orang, itu kejar. Kita kejar dulu ikannya, seperti lele, patin,” ungkapnya.

Gusti berharap pemerintah dapat membantu pembudidaya melalui subsidi pakan. Menurutnya, dukungan tersebut lebih dibutuhkan dibandingkan bantuan bibit karena persoalan biaya pakan menjadi salah satu kendala yang paling dirasakan pembudidaya saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....