BPS Sanggau Masukkan Sektor Pertanian dalam Sensus Ekonomi 2026

  • 09 Jun 2026 15:11 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, EntikongBadan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sanggau akan melibatkan sektor pertanian dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Langkah tersebut menjadi pembeda dibandingkan pelaksanaan sensus ekonomi sebelumnya yang tidak memasukkan sektor pertanian dalam pendataan.

Kepala BPS Kabupaten Sanggau, Hakim Azizi, mengatakan perluasan cakupan pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi ekonomi daerah. Menurutnya, sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat sehingga perlu menjadi bagian dari sensus.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya sektor pertanian tidak masuk, tetapi tahun ini sektor tersebut juga ikut dilakukan pendataan,” kata Hakim Azizi dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan, masuknya sektor pertanian membuat BPS melakukan penyesuaian dalam memetakan kondisi ekonomi daerah. Pendataan yang lebih luas diharapkan mampu menghadirkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Hakim, sensus tahun ini tidak hanya menyasar pelaku usaha, tetapi juga mencakup masyarakat secara lebih luas. Data yang dikumpulkan akan memotret struktur ekonomi, kondisi sosial, serta berbagai indikator lain yang berkaitan dengan pembangunan daerah.

“Pendataan ini tidak hanya mencakup pelaku usaha saja, tetapi juga masyarakat secara luas. Di dalamnya akan didata struktur ekonomi, kondisi sosial, dan berbagai informasi lainnya yang dibutuhkan,” ujarnya.

Hakim menilai pendataan yang dilakukan secara menyeluruh akan menghasilkan data yang lebih akurat dan representatif. Karena itu, BPS berharap proses pengumpulan data di lapangan dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi sumber data strategis bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan. Data tersebut juga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah dijalankan.

“Harapan kami, hasil sensus ini menjadi data yang lengkap dan dapat digunakan sebagai landasan perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, serta evaluasi berbagai program pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Hakim berharap data yang dihimpun dari berbagai sektor dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi Kabupaten Sanggau. Dengan data yang akurat dan mutakhir, pembangunan daerah diharapkan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....