Kepadatan Penduduk Picu Tingginya Kasus DBD di Tanjung Sekayam

  • 04 Jun 2026 14:14 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau mencatat tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sekayam dipengaruhi oleh faktor kepadatan penduduk. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko penularan penyakit DBD di lingkungan masyarakat.

Kepala Puskesmas Tanjung Sekayam, dr. Yohana Rima Rian Ayuri mengatakan wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi memiliki potensi penularan DBD yang lebih cepat dibandingkan daerah yang lebih renggang. Hal ini karena mobilitas dan interaksi masyarakat yang lebih intens sehingga mempermudah penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

“Di wilayah kerja kami, kasus DBD yang tertinggi dipengaruhi oleh kepadatan penduduk yang cukup tinggi, sehingga risiko penularan juga ikut meningkat,” kata dr. Yohana Rima Rian Ayuri, dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan selain faktor kepadatan penduduk, kondisi lingkungan yang kurang bersih serta adanya genangan air juga menjadi pemicu berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat.

Selain itu, kata Yohana, Puskesmas Tanjung Sekayam terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan DBD. Edukasi tersebut juga diiringi dengan ajakan untuk menerapkan gerakan 3M Plus guna menekan angka kasus DBD di wilayah kerja puskesmas tersebut.

“Pencegahan harus dilakukan secara konsisten, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk di sekitar tempat tinggal,” ujarnya.

Yohana berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing sebagai upaya mencegah penyebaran DBD. Dengan demikian, kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sekayam diharapkan dapat terus ditekan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....