Warung Kopi Jadi Simbol Persatuan Kerukunan Masyarakat Sanggau

  • 02 Jun 2026 08:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Keharmonisan masyarakat di Kabupaten Sanggau kembali menjadi sorotan positif di tengah maraknya isu perpecahan yang beredar di berbagai platform digital. Keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan di daerah ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila masih mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat.

Tokoh Masyarakat Tionghoa Kabupaten Sanggau, Ng Tian Sai, menilai suasana kebersamaan yang terbangun selama ini lahir dari budaya saling menghormati yang telah diwariskan lintas generasi. Hubungan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang berjalan baik dan menjadi kekuatan sosial yang terus terjaga.

"Saya merasakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bersama di Kabupaten Sanggau cukup harmonis. Toleransi dari berbagai etnis seperti Tionghoa, Dayak, dan Melayu selama ini sangat baik dan terjaga," ungkap Tian dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan salah satu gambaran nyata kerukunan tersebut dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Interaksi yang cair tanpa sekat berlangsung di berbagai ruang publik, mulai dari lingkungan permukiman hingga pusat aktivitas ekonomi.

"Kalau kita lihat di pasar maupun warung kopi, ada Tionghoa, Dayak, Melayu dan suku lainnya yang duduk bersama sambil berbincang. Itulah cermin keharmonisan yang selama ini tumbuh dan terpelihara di Kabupaten Sanggau," katanya.

Suasana kebersamaan itu, kata Tian juga terlihat dalam berbagai perayaan keagamaan dan budaya. Masyarakat saling mendukung serta menghormati momentum penting yang dirayakan kelompok lain tanpa memandang perbedaan identitas.

"Pancasila memberikan ruang yang besar bagi seluruh masyarakat untuk hidup dan berkembang bersama. Sebagai kelompok minoritas, saya melihat Pancasila menjadi pelindung yang inklusif bagi seluruh warga negara," jelasnya.

Menurutnya, kerukunan yang telah terbangun perlu terus dirawat melalui komunikasi, silaturahmi, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, Kabupaten Sanggau dapat terus menjadi contoh daerah yang berhasil menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Masyarakat juga kata Tian, diharapkan terus mempertahankan budaya toleransi dan gotong royong yang telah menjadi identitas daerah. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....