Hewan Kurban di Sanggau Turun Drastis, PHBI Catat 317 Ekor

  • 25 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, EntikongPanitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sanggau mencatat jumlah hewan kurban hingga H-2 Idul Adha 1447 Hijriah mencapai 317 ekor sapi dan kambing. Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 750 ekor hewan kurban.

Ketua PHBI Kabupaten Sanggau, Akhmad Saukani mengatakan, data sementara itu diperoleh dari laporan panitia kurban masjid dan kelompok masyarakat di sejumlah kecamatan. Pendataan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan Idul Adha.

“Hingga H-2, total hewan kurban yang terdata sebanyak 317 ekor,” ungkap Akhmad Saukani dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Senin 25 Mei 2026.

Ia menjelaskan, penurunan jumlah hewan kurban tahun ini dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai masih belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, antusiasme umat Muslim untuk melaksanakan ibadah kurban tetap terlihat di berbagai wilayah Kabupaten Sanggau.

“Tahun lalu ada sekitar 750 ekor sapi dan kambing yang terdata secara resmi. Tahun ini memang mengalami penurunan kalua dilihat dari laporan sampai hari ini,” katanya.

Menurut Saukani, PHBI bersama instansi terkait tetap memprioritaskan kesiapan pelaksanaan kurban, terutama dari sisi kesehatan hewan. Pemeriksaan kesehatan terhadap sapi dan kambing kurban dilakukan untuk memastikan hewan yang disembelih layak konsumsi dan bebas penyakit.

Selain itu, katanya, panitia juga terus memantau kesiapan lokasi penyembelihan di berbagai kecamatan. Pengawasan dilakukan agar proses pemotongan hewan kurban memenuhi standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami ingin memastikan seluruh proses penyembelihan berjalan aman, higienis, dan sesuai syariat,” ujarnya.

Menurutnya, PHBI Kabupaten Sanggau juga menyiapkan petugas penyembelihan melalui pelatihan khusus yang dilakukan lebih awal. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban.

Saukani menyampaikan, dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia turut menerapkan kebijakan pengurangan sampah plastik. Masyarakat penerima daging kurban diwajibkan membawa wadah sendiri saat pengambilan daging.

“Penerima diwajibkan membawa wadah sendiri demi mengurangi penggunaan plastik,” tutur Saukani.

Kebijakan tersebut kata Saukani, menjadi bagian dari upaya mendorong pelaksanaan Idul Adha yang lebih ramah lingkungan. PHBI berharap masyarakat dapat mendukung langkah tersebut demi mengurangi limbah plastik selama momentum hari raya.

Panitia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat proses distribusi daging kurban berlangsung. Kerja sama antara panitia dan warga dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran dan keamanan pelaksanaan Idul Adha di Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....