Peserta PKBM Sanggau Didorong Kuasai Prompt Engineering dan AI

  • 29 Apr 2026 19:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pembelajaran mendalam menjadi fokus dalam peningkatan kualitas pendidikan kesetaraan melalui workshop PKBM di Kabupaten Sanggau. Ketua Harian Dewan Pembina DPP ASTINA, Dr. Fauzi Eko Pranyono yang menjadi pemateri dalam workshop tersebut menjelaskan pendekatan ini didukung pemanfaatan teknologi berbasis coding dan kecerdasan buatan atau AI.

“Guru atau pendidik harus menguasai AI, termasuk dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan asesmen,” kata Dr. Fauzi saat kegiatan berlangsung di Ruang Babai Cinga Kantor Bupati Sanggau, Rabu 29 April 2026.

Ia menyebut, dalam workshop ini, peserta dibekali kemampuan prompt engineering untuk mendukung perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Metode ini digunakan untuk menyusun pembelajaran sesuai prinsip pembelajaran mendalam yang bersahaja, bermakna, dan menggembirakan.

“Prompt engineering digunakan untuk merancang pembelajaran mulai dari memahami, mengaplikasikan, hingga merefleksikan,” ungkapnya.

Ia berharap, penerapan pendekatan ini mampu meningkatkan kualitas proses belajar di PKBM. Selain itu, warga belajar juga didorong lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Harapannya, pembelajaran di PKBM lebih menyenangkan dan pendidikan kesetaraan semakin bermutu untuk semua,” ucapnya.

Dengan penguatan kapasitas tutor dan pemanfaatan teknologi, Dr. Fauzi berharap, pendidikan kesetaraan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Upaya ini sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....