Plastik Mahal Dorong UMKM Beralih Ramah Lingkungan

  • 09 Apr 2026 21:47 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kenaikan harga kantong plastik sejak awal April 2026 menjadi tantangan baru yang cukup berat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang mengandalkan sistem penjualan take away dalam aktivitas usahanya sehari-hari. Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk mulai mencari alternatif kemasan yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan guna menekan biaya operasional.

Owner Areta Snack and Drink Sanggau, Id’zul Itasani, mengatakan kenaikan harga plastik berdampak langsung terhadap biaya operasional usaha yang dijalankannya saat ini. Hal ini menjadi perhatian karena penggunaan plastik cukup tinggi dalam setiap transaksi penjualan yang dilakukan setiap harinya.

“Kenaikan harga kantong plastik sejak April 2026 berdampak signifikan bagi pelaku UMKM, terutama yang berbasis penjualan take away, karena meningkatkan biaya operasional dan menekan keuntungan usaha,” kata Id’zul Itasani dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 9 April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut memaksa pelaku usaha untuk melakukan berbagai penyesuaian agar usaha tetap berjalan secara stabil di tengah tekanan biaya. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menghitung ulang biaya produksi dan penggunaan bahan kemasan secara lebih efisien.

Ia menjelaskan meskipun terjadi peningkatan biaya, pihaknya memilih untuk tidak menaikkan harga jual kepada konsumen dalam jangka waktu tertentu. Hal ini dilakukan untuk menjaga loyalitas pelanggan agar tidak beralih ke tempat lain yang menawarkan harga lebih terjangkau.

Id’zul menambahkan strategi yang dilakukan saat ini adalah melakukan efisiensi dari berbagai sisi operasional usaha yang dijalankan. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan biaya tanpa mengurangi kualitas produk yang ditawarkan kepada pelanggan secara keseluruhan.

“Untuk bertahan, pelaku usaha memilih tidak menaikkan harga jual, melainkan melakukan efisiensi agar tetap dapat mempertahankan pelanggan di tengah kondisi tersebut,” katanya.

Id’zul berharap kenaikan harga plastik dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk mulai beralih ke penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan demikian, selain menjaga keberlangsungan usaha, pelaku UMKM juga dapat berkontribusi dalam mengurangi penggunaan plastik di masyarakat secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....