Cuaca Ekstrem Sanggau Picu Banjir dan Longsor

  • 08 Apr 2026 23:56 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sanggau dalam beberapa waktu terakhir secara signifikan memicu meningkatnya potensi bencana banjir rob dan tanah longsor di sejumlah titik rawan yang tersebar di berbagai kecamatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keselamatan masyarakat serta merusak infrastruktur penting di wilayah terdampak secara luas.

Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, mengatakan intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat menjadi faktor utama terjadinya bencana di daerah tersebut. Hal tersebut menyebabkan tanah tidak mampu menyerap air secara maksimal sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor di berbagai wilayah.

“Curah hujan tinggi dalam waktu singkat menyebabkan tanah jenuh air, memicu banjir rob dan meningkatkan risiko longsor, terutama di wilayah dengan resapan air minim dan drainase yang buruk,” ungkap Sigit Purnomo dalam Obrolan Kentongan RRI Sanggau, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, wilayah dengan kondisi resapan air yang terbatas serta sistem drainase yang tidak optimal menjadi daerah yang paling rentan terdampak oleh bencana hidrometeorologi ini. Kondisi ini diperparah dengan alih fungsi lahan serta berkurangnya ruang terbuka hijau di beberapa wilayah yang seharusnya menjadi area penyerapan air.

Ia menjelaskan air hujan yang tidak terserap dengan baik akan langsung mengalir ke permukaan dan menimbulkan genangan hingga banjir di kawasan permukiman. Sementara itu, struktur tanah yang labil akibat jenuh air dapat memicu terjadinya longsor, terutama di daerah perbukitan yang memiliki kontur tanah yang curam.

Sigit menyampaikan sistem drainase yang tersumbat akibat sampah juga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir di lingkungan permukiman masyarakat. Oleh karena itu, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

“Oleh karena itu, masyarakat diimbau menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta memperhatikan sistem aliran air guna mengurangi potensi bencana,” katanya.

Sigit berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga lingkungan sekitar secara berkelanjutan. Dengan demikian, risiko bencana akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Sanggau dapat diminimalisir dan dampaknya tidak semakin meluas ke wilayah lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....